Sempat Vakum Sedekade, Karang Taruna Subulussalam Kembali Digerakkan

  • 25 Sep 2026 07:47 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam – Organisasi kepemudaan Karang Taruna Kota Subulussalam resmi membangkitkan kembali mesin organisasinya setelah sempat vakum selama hampir sepuluh tahun. Kepengurusan baru periode 2026–2031 kini resmi dilantik untuk mengawal peran pemuda setempat, Kamis 24 September 2025.

Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pendopo Wali Kota Subulussalam tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, instansi teknis, pengurus provinsi, serta puluhan anggota organisasi dari berbagai wilayah.

Dalam struktur kepengurusan lima tahun ke depan, kepemimpinan Karang Taruna Kota Subulussalam diamanahkan kepada Wahda sebagai Ketua Umum, didampingi Rahmadi sebagai Sekretaris Umum dan RM Yasir sebagai Bendahara Umum.

Kepala Dinas Sosial Kota Subulussalam, Taufit Hidayat, menyoroti rekam jejak organisasi yang telah lama tidak aktif. Ia meminta kepengurusan periode ini tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas, tetapi hadir membawa dampak langsung.

“Karang Taruna Kota Subulussalam telah hampir 10 tahun mengalami kevakuman,” ujar Taufit Hidayat sembari mendorong pengurus baru agar aktif memicu potensi produktif generasi muda di desa-desa.

Menanggapi harapan tersebut, Ketua Karang Taruna Kota Subulussalam, Wahda, menyatakan kesiapannya untuk merangkul pemuda daerah melalui kerja nyata dan pembentukan unit usaha produktif.

“Kami meminta adanya dukungan terhadap berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan potensi pemuda dan pemudi, termasuk program kerja serta usaha-usaha produktif,” kata Wahda.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Provinsi Aceh, Ismet, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pengurus wilayah. Menurutnya, fokus utama gerakan Karang Taruna berada pada penguatan kesejahteraan sosial di tingkat desa atau kampong.

Ia mengingatkan bahwa tantangan nyata pemuda ada di akar rumput. Pengurus kota diminta mampu memicu lahirnya kegiatan-kegiatan bernilai ekonomi bagi pemuda pedesaan.

“Bagaimana mendorong pemuda-pemudi di desa agar dapat beraktivitas secara produktif,” tutur Ismet menegaskan arah garis kerja organisasi.

Dukungan serupa ditekankan Pemerintah Kota Subulussalam melalui Wakil Wali Kota, Nasir. Ia menyambut baik kebangkitan Karang Taruna dan siap menjadikan organisasi ini sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

“Jika kepercayaan diberikan, maka buktikan dengan tanggung jawab,” pesan Nasir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....