Gagal Menanjak, Truk CPO Mengalami Kecelakaan Tunggal di Subulussalam

  • 17 Sep 2026 20:51 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Sebuah truk bermuatan minyak sawit mentah (CPO) mengalami kecelakaan tunggal di lintasan perbukitan Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh, Kamis 17 September 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

Insiden tersebut terjadi lantaran armada pengangkut CPO itu mendadak mengalami kegagalan mesin saat melintasi tanjakan di lokasi kejadian.

Kapolres Subulussalam melalui Kasat Lantas Polres Subulussalam, IPTU Handriansyah, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran awal serta keterangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan diduga hilang kendali.

"Ini kemungkinan akibat kegagalan mesin yang membuat armada tersebut tiba-tiba mundur saat berjuang menanjak," ujar IPTU Handriansyah di lokasi.

Meski truk mengalami kerusakan pada bagian vital hingga tidak dapat melanjutkan perjalanan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pengemudi selamat dan kerugian yang ditimbulkan murni berupa kerugian material milik perusahaan.

Dampak dari kecelakaan tersebut, badan truk dan muatan yang sebagian melimpah sempat memicu perlambatan arus lalu lintas. Jalur ini merupakan urat nadi transportasi nasional yang menghubungkan Kota Subulussalam dengan Kabupaten Aceh Selatan.

Proses evakuasi bangkai armada beserta penanganan sisa muatan langsung dilakukan malam itu juga. Kepolisian bergerak bersama warga sekitar dan lintas instansi agar ruas jalan vital ini segera normal kembali.

"Malam ini fokus kami bersama masyarakat dan pemangku kepentingan terkait adalah mempercepat evakuasi agar arus lalu lintas bisa pulih dan lancar kembali," jelasnya.

Selain posisi truk yang menghalangi sebagian badan jalan, tumpahan CPO yang meluber ke bahu dan ruas jalan menjadi ancaman tersendiri bagi para pengedara karena permukaan aspal menjadi sangat licin.

Untuk mengantisipasi bahaya kecelakaan susulan, pihak kepolisian berkoordinasi dengan perwakilan perusahaan pemilik CPO guna menutup jalan yang tertumpah minyak menggunakan pasir.

"Terkait tumpahan CPO di bahu jalan, kami meminta tanggung jawab pihak perusahaan untuk segera menyediakan material pasir guna menutupi genangan minyak," tambah Handriansyah.

Langkah penimbunan pasir tersebut dinilai vital untuk mengembalikan daya cengkeram ban kendaraan, mengingat kawasan perbatasan ini memiliki topografi berbukit dengan kecenderungan tanjakan dan turunan curam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....