Sekolah Rakyat Ketiga di Aceh Segera Dibangun di Subulussalam

  • 14 Sep 2026 21:55 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Pemerintah Kota Subulussalam bersama jajaran Pemerintah Provinsi Aceh meninjau secara langsung lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) ketiga di Aceh. Peninjauan lapangan ini menjadi langkah krusial dalam mempercepat penyediaan sarana pendidikan formal serta layanan kesejahteraan sosial bagi masyarakat di wilayah perbatasan, Senin 14 September 2025.

Lokasi yang ditinjau berada di area belakang Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Subulussalam. Lahan strategis tersebut diproyeksikan bakal dihibahkan secara resmi oleh Pemerintah Kota Subulussalam kepada Pemerintah Provinsi Aceh guna mendukung pembangunan fisik sarana pendidikan tersebut.

Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Staf Ahli Gubernur Aceh, Husnan, bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh, Budi Afrizal. Peninjauan lapangan ini didampingi langsung oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Subulussalam beserta Kepala Dinas Sosial Kota Subulussalam dan jajaran instansi terkait.

Staf Ahli Gubernur Aceh, Husnan, menegaskan pentingnya percepatan persiapan lahan ini mengingat letak strategis Kota Subulussalam yang menjadi gerbang utama di bagian selatan Aceh.

"Ketersediaan lahan yang memadai dan legalitas hibah yang jelas menjadi syarat utama agar proses pembangunan fisik dapat segera dilaksanakan. Pembangunan Sekolah Rakyat di perbatasan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah dalam memperluas aksesibilitas pendidikan bermutu," ujar Husnan di sela-sela peninjauan.

Melalui skema hibah yang disepakati, Pemerintah Provinsi Aceh akan mengambil alih tanggung jawab penuh atas penganggaran hingga pelaksanaan fisik pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat tersebut. Skema ini diambil agar pengawasan dan pengintegrasian program pendidikan daerah dapat berjalan optimal.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh, Budi Afrizal, menambahkan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat ketiga di wilayah perbatasan ini dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan fasilitas belajar yang layak.

"Sekolah Rakyat ini tidak hanya berfokus pada ruang kelas formal, tetapi juga penyediaan jaminan kesejahteraan sosial bagi para siswa. Kami ingin memastikan anak-anak di pintu gerbang perbatasan Aceh-Sumut ini mendapatkan hak pendidikan yang setara tanpa terkendala biaya," tutur Budi Afrizal.

Kehadiran Sekolah Rakyat (SR) ketiga di Provinsi Aceh ini diharapkan mampu menjadi simbol pemerataan pembangunan di daerah terluar dan perbatasan antarprovinsi. Pihak Pemko Subulussalam dan Pemprov Aceh optimistis fasilitas ini akan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal secara berkelanjutan.

Saat ini, kedua belah pihak sedang mematangkan penyelesaian administrasi hibah tanah serta penyusunan rancangan teknis bangunan. Jika seluruh tahapan penyelarasan dokumen berjalan lancar, peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek pembangunan Sekolah Rakyat ini ditargetkan dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....