Antisipasi Karhutla, Kodim Subulussalam Siapkan Patroli Titik Panas

  • 28 Agt 2026 20:50 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Pemerintah dan aparat keamanan di Kota Subulussalam memperketat pengawasan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada tahun 2026. Langkah ini diambil guna meminimalisasi risiko bencana asap dan kerusakan lingkungan di wilayah tersebut.

Sekitar 100 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Brimob, BPBD, hingga Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Subulussalam disiagakan secara intensif. Pemetaan kawasan rawan serta pengawasan alat pemadam menjadi fokus utama kesiapsiagaan di lapangan.

Komandan Kodim (Dandim) 0118/Subulussalam, Eko Yudho Prayitno, menginstruksikan jajarannya untuk mengedepankan tindakan pencegahan ketimbang penanganan saat api sudah membesar di area perkebunan atau hutan.

Pengoptimalan patroli berkala di jalur darat serta pemantauan titik panas (hotspot) lewat peta satelit dinilai menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan memadamkan sumber api secara dini.

"Tujuan kita adalah mengutamakan prioritas pencegahan. Langkah pencegahan dan deteksi dini melalui patroli rutin serta pemantauan titik panas jauh lebih efektif daripada melakukan pemadaman setelah api membesar," ujar Eko Yudho Prayitno, Kamis 28 Agustus 2026.

Selain upaya teknis di lapangan, penanganan bencana lingkungan ini membutuhkan kekompakan seluruh pemangku kepentingan. Kerjasama solid antara instansi pemerintah, relawan, hingga pihak swasta diharapkan berjalan tanpa hambatan ego sektoral.

Eko juga memperingatkan bahwa penegakan hukum secara tegas akan diberlakukan bagi pihak manapun yang terbukti sengaja membakar lahan secara ilegal, guna memberikan efek jera serta menjaga kelestarian alam Kota Subulussalam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....