Aceh Waspada Potensi Karhutla

  • 28 Agt 2026 13:17 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Aceh Singkil — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh melaporkan adanya peningkatan titik hotspot di wilayah Aceh pada Jumat, 28 Agustus 2026.

“Terdapat 20 titik hotspot yang terpantau dalam 24 jam terakhir dengan konsentrasi cukup merata di wilayah Aceh. Kondisi ini diprediksi akan meningkat pada hari ini seiring memasuki puncak musim kemarau,” ujar Prakirawan Cuaca BMKG Aceh, Angga Dirta, dalam program "Kabar Aceh".

BMKG himbau kepada masyarakat khususnya di wilayah tengah Aceh untuk menghindari pengolahan lahan dengan cara dibakar. Pembukaan lahan dengan cara tradisional dengan cara dibakar ini masih ada, sehingga perlu untuk dihindari karena dapat meningkatkan terjadinya perluasan kebakaran ataupun potensi penambahan titik hotspot.

“Selain itu masyarakat juga diimbau untuk tidak membakar sampah di tempat terbuka dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Dengan kondisi yang cukup gersang dan kering di wilayah Aceh, terutama untuk wilayah zona merah karhutla di pesisir utara dan juga wilayah Nagan Raya, kondisi ini sangat rentan terhadap potensi kebakaran lahan,” tambahnya.

Terkait prakiraan cuaca secara umum, pada pagi hari ini Aceh cerah berawan. Kemudian pada siang hari juga masih terpantau sama, belum terdapat potensi hujan.

Namun memasuki sore hari, terpantau terdapat potensi hujan ringan di wilayah Aceh Utara dan sebagian kecil wilayah Gayo Lues. Kemudian pada malam hari juga diperkirakan secara umum cerah berawan dan belum terdapat adanya potensi hujan.

"Artinya memang hari ini sedang memasuki puncak musim kemarau mulai dari pagi hingga malam hari wilayah Aceh cenderung cukup kering dan panas. Menyebabkan potensi hujan ringan hanya sedikit di wilayah Aceh," jelas Angga.

Sedangkan untuk arah angin sendiri, dominan berasal dari Selatan hingga ke Barat dengan kecepatan berkisar antara 5 sampai 15 km per jam. Kondisi ini masih dalam kategori normal.

“Namun BMKG mendeteksi potensi angin kencang khususnya di wilayah Aceh Besar dan sekitarnya seperti di wilayah Banda Aceh, Aceh dan Pidie. Sementara untuk wilayah lainnya masih dalam kondisi angin yang cukup kondusif,” kata Angga.

Terkait kondisi laut, gelombang di wilayah penyeberangan Sabang-Banda Aceh terpantau cukup baik dengan ketinggian berkisar antara 0,5 sampai 1,25 meter dalam kategori sedang. “Begitupun untuk tinggi gelombang di lintas barat seperti di perairan Calang-Sinabang, Meulaboh-Sinabang, Labuhan Haji-Sinabang juga sama yaitu kategorinya tenang hingga sedang 0,5 hingga 1,25 meter dan masih cukup aman untuk aktivitas pelayaran,” pungkasnya.

Masyarakat diminta terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini cuaca melalui kanal resmi BMKG dan sosial info BMKG Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....