Brimob Bantu Warga Padamkan Tiga Rumah Terbakar di Subulussalam
- 19 Agt 2026 08:37 WIB
- Aceh Singkil
RRI..CO.ID, Subulussalam – Respons cepat personel Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri dalam memberikan pertolongan, perlindungan, dan pelayanan darurat kepada masyarakat terlihat dalam penanganan kebakaran yang terjadi di Jalan Syech Hamzah Fansyuri, Desa Subulussalam Barat, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Selasa 18 Agustus 2026, sekitar pukul 14.15 WIB.
Quick Respons Brimob merupakan tindakan sigap dan cepat tanggap oleh personel Korps Brimob Polri dalam memberikan pertolongan, perlindungan, serta pelayanan darurat kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan segera.
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak tiga unit bangunan yang diketahui milik M. Yusuf ludes dilahap si jago merah. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan beserta sejumlah barang milik korban.
Danki Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Subulussalam, AKP Irwinsyah, SH, melalui Wadanki Ipda Nofri Yanto mengatakan, unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses pemadaman.
“Unit pemadam kebakaran sudah diturunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman,” ujar Ipda Nofri Yanto.
Berkat tindakan cepat dan responsif petugas di lapangan, kobaran api berhasil dipadamkan setelah kurang lebih dua jam. Personel kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga membantu warga mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan dari bangunan yang terbakar. Langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran Brimob dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dalam kondisi darurat.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas masih melakukan penanganan terhadap sisa-sisa api serta membantu warga di lokasi kejadian.
Dalam peristiwa tersebut belum terdapat informasi mengenai korban jiwa. Sementara kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....