Warga Subulussalam Isi Kemerdekaan dengan Aksi Bersih-bersih dan Tanam Pohon
- 18 Agt 2026 08:15 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Komitmen menjaga benteng pertahanan ekosistem alam menjadi cara unik warga Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, dalam memaknai perayaan kemerdekaan tahun ini. Melalui Lembaga Konservasi Desa Jontor, Lestari Kedabuhan Jontor (LKJ), warga setempat menginisiasi aksi penyelamatan kawasan wisata Air Terjun Kedabuhan, Senin 17 Agustus 2026.
Langkah pelestarian lingkungan ini sengaja diambil sebagai resolusi hijau untuk memastikan potensi ekologis daerah tetap terjaga di tengah ancaman kerusakan alam. Aksi lapangan ini turut menggandeng Pemerintah Kampong Jontor serta organisasi kepemudaan Muda Seudang Kota Subulussalam.
Selain melakukan pengibaran bendera Merah Putih di area air terjun, massa aksi memfokuskan kegiatan pada pembersihan sampah plastik dan pembenahan area resapan air.
Puluhan pohon baru juga ditanam secara masif di titik-titik rawan erosi guna memperkuat daya dukung lingkungan kawasan wisata tersebut.
Sektor kebersihan menjadi fokus mendesak mengingat tingginya volume sampah yang berpotensi merusak estetika dan mencemari aliran air terjun.
Ketua Lembaga Konservasi Desa Jontor "Lestari Kedabuhan Jontor", Suardi Manik, menegaskan bahwa kepedulian terhadap alam merupakan fondasi dasar dalam mengisi kemerdekaan yang sesungguhnya.
"Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi juga dengan menjaga alam yang menjadi bagian dari kekayaan dan warisan kita untuk generasi mendatang," kata Suardi Manik.
Suardi menambahkan, Air Terjun Kedabuhan memiliki peran strategis sebagai ikon wisata sekaligus penyangga ekosistem vital bagi Desa Jontor.
Oleh karena itu, aksi penanaman pohon secara berkelanjutan diharapkan mampu menjaga ketersediaan air tanah serta mencegah potensi bencana alam.
Penanganan kawasan ini diposisikan sebagai gerakan bersama yang melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat desa, bukan sekadar tugas pemerintah semata.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat Air Terjun Kedabuhan. Ini bukan hanya milik pemerintah atau lembaga konservasi, tetapi merupakan aset bersama yang harus dijaga," ujar Suardi Manik.
Ia menekankan bahwa menjaga keberlanjutan ekosistem lokal adalah wujud nyata dari jiwa patriotisme masa kini.
"Menjaga alam adalah bentuk lain dari mengisi kemerdekaan," ujar Suardi Manik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....