Kemenag Subulussalam Geber Beragam Perlombaan Kemerdekaan HUT Ke-81 RI
- 13 Agt 2026 23:19 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Suasana penuh gelak tawa dan keakraban mewarnai halaman Komplek MAN 2 Pegayo Subulussalam. Keluarga besar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Subulussalam berkumpul untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Kemeriahan peringatan tahun ini diisi dengan jajaran perlombaan unik antar satuan kerja (satker), di antaranya lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) dengan mata tertutup serta aksi adu ketangkasan tarik tambang. Sorak-sorai penonton pecah saat para peserta PBB berjuang menjaga keselarasan langkah tanpa bisa melihat satu sama lain.
Keseruan semakin memuncak ketika jajaran pejabat dan staf dari berbagai satker saling berhadapan dalam ajang tarik tambang. Meski berlangsung kompetitif, gelaran ini tetap diselimuti rasa kebersamaan yang erat di antara para pegawai di lingkungan Kemenag Kota Subulussalam.
Tidak sekadar menghadirkan hiburan dan kehebohan di lapangan, rangkaian peringatan hari kemerdekaan tahun ini dirancang lebih bermakna dengan menyentuh aspek seni budaya serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Kota Subulussalam, Munawar, mengungkapkan bahwa momentum hari jadi Republik Indonesia harus dimaknai dengan memperkuat tali silaturahmi sekaligus membumikan semangat kepedulian antar sesama.
"Selain lomba ketangkasan seperti PBB mata tertutup ini, besok kami juga mengagendakan lomba paduan suara Hymne Aceh antar-satker serta aksi sosial penyantunan anak yatim dan penyandang disabilitas," ujar Munawar, Kamis 13 Agustus 2026.
Ia menambahkan, keterlibatan anak-anak yatim dan kaum disabilitas dalam rangkaian peringatan HUT RI ini merupakan komitmen Kemenag Kota Subulussalam untuk memastikan kebahagiaan kemerdekaan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum peringatan HUT ke-81 RI ini sebagai fondasi dalam meningkatkan etos kerja dan soliditas organisasi dalam melayani masyarakat.
"Kemenangan dalam lomba bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita bisa merawat kekompakan, menjaga keharmonisan, serta mempererat rasa kekeluargaan yang nantinya bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kemenag," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....