Waspadai Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter di Sejumlah Perairan Aceh

  • 21 Jul 2026 08:54 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Aceh Singkil — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Aceh mengingatkan masyarakat pesisir untuk waspada terhadap tinggi gelombang laut.

Prakirawan BMKG Aceh, Nasyitah Az-zahra Lubis, menyebut tinggi gelombang di wilayah Aceh pada umumnya masih cukup aman. Namun di beberapa perairan diperkirakan mencapai 2,5 meter.

"Untuk tinggi gelombang di wilayah Aceh masih cukup aman kecuali di wilayah perairan Singkil-Pulau Banyak, selatan Simeulue, kemudian perairan Sabang-Banda Aceh, Aceh Besar-Meulaboh, Abdya-Simeulue karena diperkirakan tinggi gelombang mencapai 2,5 m," ujar Nasyitah dalam program Kabar Aceh, Selasa 21 Juli 2026.

Sehingga nelayan dan pengguna jasa penyeberangan diminta untuk berhati-hati saat beraktivitas di laut pada kategori gelombang tersebut. Dan tidak memaksakan untuk melaut apabila kondisi diperburuk dengan adanya hujan dengan internsitas lebat.

Disisi lain, cuaca Aceh pada umumnya pagi ini diprediksi cerah hingga berawan. Pengecualian untuk sebagian wilayah Simeulue yang berpotensi hujan dengan intensitas ringan sejak pagi.

Memasuki sore hari, potensi hujan diperkirakan hampir merata di wilayah Aceh. Hujan dapat terjadi mulai dari wilayah selatan hingga barat, kemudian sebagian wilayah utara hingga wilayah tengah Aceh.

Selanjutnya Nasyitah menyebutkan, arah dan kecepatan angin berasal dari Selatan dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 30 km per jam. “Kemudian kami juga memantau ada 20 titik panas di wilayah Aceh yang tersebar di wilayah Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Bener Meriah, dan Kabupaten Pidie

BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Hal ini dipicu pemanasan yang intens pada saat siang hari.

"Masyarakat juga dihimbau untuk menggunakan pelindung atau tabir surya untuk menghindari paparan langsung dari sinar matahari. Hindari membakar sampah dan membuang puntung rokok secara sembarangan, serta menghindari membuka lahan dengan cara dibakar," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....