Lempari Warga, Wanita Diduga ODGJ di Subulussalam Kembali Diamankan

  • 26 Jun 2026 08:06 WIB
  •  Aceh Singkil

RR.CO.ID, Subulussalam - Personel Satuan Polisi Pamong Praja, Wilayatul Hisbah, dan Perlindungan Masyarakat (Satpol PP WH dan Linmas) Kota Subulussalam kembali mengevakuasi seorang wanita paruh baya berinisial Ijaz. Tindakan pengamanan ini terpaksa diambil petugas setelah adanya laporan mengenai aksi pelemparan batu secara acak yang dinilai membahayakan keselamatan warga di pusat kota.

Aksi brutal wanita yang diduga mengalami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut dilaporkan terjadi di kawasan padat lalu lintas, tepatnya di Jalan T. Umar, Desa Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri. Insiden ini sempat memicu kericuhan kecil di lokasi kejadian karena material batu yang dilemparkan sempat mengenai salah satu anak-anak serta merusak dinding rumah warga.

Sebelumnya, tepat seminggu yang lalu pada Kamis, 18 Juni lalu, Ijaz sebenarnya telah diamankan oleh otoritas ketertiban umum setempat. Namun, berdasarkan hasil koordinasi lintas sektoral bersama Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan pihak kerabat, diputuskan untuk memulangkan yang bersangkutan ke keluarga besarnya di Kecamatan Rundeng guna proses pembinaan domestik.

Kendati demikian, wanita paruh baya tersebut diketahui meloloskan diri dan kembali menuju area perkotaan hingga memicu keresahan baru. Seorang warga setempat, Rahmat, mendatangi Markas Komando Satpol PP WH Kota Subulussalam dengan raut cemas untuk melaporkan dampak kerusakan dan ancaman keselamatan akibat tindakan agresif tersebut.

"Anak saya dilempar, rumah saya juga dilempari, banyak yang sudah jadi korban akibat ulah Ijaz itu. Tolonglah Pak Satpol PP supaya diamankan, kami resah, kami terganggu, kami khawatir korban akan bertambah lagi," kata Rahmat saat memberikan laporan resmi di kantor petugas, Kamis 25 Juni 2026.

Merespons laporan darurat dari masyarakat, tim reaksi cepat Satpol PP langsung diterjunkan ke titik lokasi guna menetralisir situasi. Kasatpol PP dan WH Kota Subulussalam, Abdul Malik, menegaskan bahwa penindakan di lapangan dilakukan secara humanis namun tegas demi mengembalikan kondusifitas lingkungan setempat.

"Sesuai petunjuk teknis dan pelaksanaan penanganan situasi darurat gangguan jiwa, tim kami bergerak cepat mengamankan keadaan agar kembali kondusif. Fokus utama petugas adalah mengamankan terduga pelaku demi mengantisipasi jatuhnya korban jiwa lebih lanjut," jelas Abdul Malik menerangkan intervensi anggotanya.

Usai dievakuasi dari tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung membawa wanita paruh baya tersebut menuju Kantor Dinas Sosial Kota Subulussalam sebagai instansi rujukan utama. Langkah ini krusial dilakukan agar Dinas Sosial dapat segera mengoordinasikan penanganan medis lanjutan bersama Dinas Kesehatan serta perwakilan pihak keluarga secara komprehensif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....