Kerap Bikin Onar, Satpol PP Subulussalam Ringkus Seorang Pria Diduga ODGJ
- 24 Jun 2026 22:28 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Personel Satuan Polisi Pamong Praja, Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH), dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Subulussalam bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga mengalami Gangguan Jiwa (ODGJ). Tindakan tegas ini diambil setelah adanya laporan dari masyarakat mengenai gangguan ketentraman warga dan ketertiban umum di kawasan pusat kuliner Lapangan Beringin Pujasera, Rabu 24 Juni 2026.
Pria tersebut dilaporkan berulah dengan membanting sejumlah kursi milik pengelola warung setempat secara berkali-kali. Tidak hanya merusak fasilitas usaha milik pedagang, pria yang belum diketahui identitasnya tersebut juga berteriak-teriak hingga memicu kepanikan para pengunjung dan pelayan warung di sekitar lokasi kejadian.
Mendapat informasi darurat dari warga, tim gabungan penegak perda langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas di lapangan segera melakukan isolasi area dan melakukan pendekatan taktis guna melumpuhkan serta mengamankan pria tersebut agar situasi keributan tidak meluas atau menimbulkan korban luka.
Setelah berhasil ditenangkan dan diringkus tanpa perlawanan berarti, pria diduga ODGJ tersebut langsung dievakuasi menggunakan armada patroli. Petugas membawanya menuju Markas Komando (Mako) Satpol PP WH dan Linmas Kota Subulussalam untuk dilakukan pendataan serta penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Kepala Satpol PP dan WH Kota Subulussalam, Abdul Malik, membenarkan adanya insiden yang sempat mengganggu kenyamanan publik di area terbuka hijau tersebut. Pihaknya memastikan penanganan terhadap pelaku keributan dilakukan secara humanis namun tetap tegas demi mengembalikan situasi kondusif di pusat Kota Subulussalam.
"Tim kami langsung bergerak cepat ke Lapangan Beringin Pujasera begitu menerima laporan masyarakat. Terduga ODGJ yang membuat keributan dan merusak properti warung tersebut kini sudah kami amankan di Mako untuk diproses dan dikoordinasikan dengan instansi sosial terkait agar mendapatkan penanganan medis yang tepat," ujar Abdul Malik saat memberikan keterangan resmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....