Bhabinkamtibmas Edukasi Konten Kreator di Tanjakan Kedabuhen Subulussalam

  • 17 Jun 2026 16:54 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Jalur rawan Tanjakan Kedabuhen di Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, kini tidak hanya dikenal karena kerawanannya, melainkan juga sebagai ladang kreativitas digital. Guna mengoptimalkan potensi tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Penanggalan, Bripka Januar Iga Syahputra, turun langsung merangkul para kreator konten lokal untuk meningkatkan pemahaman dalam mengelola media sosial secara positif dan produktif.

Kehadiran personel kepolisian di tengah komunitas digital pemuda antartanjakan ini bertujuan untuk membuka cakrawala baru mengenai pemanfaatan platform digital. Melalui ruang diskusi yang hangat, para pemuda diajak untuk jeli melihat peluang informasi yang bernilai edukasi sekaligus memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

"Kehadiran kami di sini sama sekali bukan untuk menggurui, melainkan untuk saling berbagi pengalaman (sharing). Kami ingin konten-konten yang ditayangkan di platform media sosial para kreator di Kedabuhen ini bisa dikelola lebih profesional sehingga menghasilkan insentif atau income tambahan bagi mereka," ujar Januar Iga Syahputra, Rabu 17 Juni 2026.

Selain fokus pada monetisasi digital, Januar juga memberikan edukasi penting terkait aspek keselamatan dan mitigasi bencana di jalur lintas nasional tersebut. Mengingat curamnya medan Tanjakan Kedabuhen, para kreator konten dibekali pemahaman mengenai langkah-langkah darurat yang harus diambil saat mendokumentasikan kendaraan atau angkutan umum yang mengalami mogok dan membutuhkan pertolongan.

Lebih lanjut, Januar mengaitkan literasi digital ini dengan pengembangan potensi wisata alam di sekitar lokasi, salah satunya Air Terjun Sampuren yang kerap menjadi magnet bagi para pencinta olahraga arung jeram. Ia mengedukasi para pemuda untuk aktif mengampanyekan kelestarian lingkungan sekitar air terjun melalui konten mereka agar bebas dari pencemaran sampah.

"Alhamdulillah kita mengetahui potensi wisata Air Terjun Sampuren sangat besar, jadi jika para pemuda bisa menjaga kebersihan lingkungannya dan mengelola fasilitas pendukung seperti area parkir secara tertib, ini tentu akan menjadi sumber pendapatan baru yang berkelanjutan bagi pemuda setempat di luar hasil dari media sosial," tambah Januar.

Langkah pembinaan dari pihak kepolisian ini mendapat apresiasi tinggi dari komunitas kreator konten lokal yang selama ini aktif memanfaatkan situasi lalu lintas Kedabuhen sebagai materi unggahan. Pengetahuan baru mengenai regulasi platform dinilai membuka peluang besar bagi perkembangan ekonomi kreatif di wilayah perbatasan tersebut.

Sementara itu, Rajo, salah seorang pemuda sekaligus kreator konten aktif di Tanjakan Kedabuhen, mengaku sangat bersyukur atas edukasi dan ilmu jurnalistik praktis yang dibagikan. Menurutnya, pemahaman mendalam tentang tata cara pengelolaan platform seperti Facebook Pro, YouTube, dan TikTok akan sangat membantu mereka dalam mengejar target monetisasi akun secara sehat dan aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....