Kadisdikbud Subulussalam Minta Guru Waspadai Surat Mutasi Palsu di WhatsApp

  • 27 Apr 2026 13:52 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Subulussalam kini tengah diincar oleh modus penipuan baru yang mencatut nama instansi kepegawaian daerah. Sebuah surat mutasi palsu beredar luas melalui aplikasi pesan singkat, berisi instruksi koordinasi penataan tenaga pendidik di sejumlah sekolah negeri.

Surat bodong bernomor 800/57/BKPSDM.IV/2026 tersebut dirancang sedemikian rupa agar terlihat resmi guna meyakinkan para calon korbannya. Namun, sejumlah kejanggalan fatal ditemukan pada dokumen tersebut, mulai dari kesalahan pencantuman kepangkatan pejabat hingga penggunaan tanda tangan elektronik yang tidak sah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam, Nasrul Padang, meminta para guru untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Ia menegaskan agar setiap aparatur yang menerima pesan dari pihak yang tidak bertanggung jawab segera melakukan verifikasi ke instansi terkait.

Nasrul mengimbau seluruh tenaga pendidik agar tidak langsung memercayai isi pesan, apalagi jika menyangkut persoalan mutasi atau perpindahan tugas yang mengatasnamakan BKPSDM. Kewaspadaan tingkat tinggi sangat diperlukan mengingat pelaku penipuan mulai menggunakan dokumen digital dalam format PDF untuk menjebak korban.

“Saya meminta agar para guru yang menerima pesan dari orang yang tidak bertanggung jawab, apalagi pesan mutasi mengatasnamakan BKPSDM ataupun yang lainnya, langsung mempertanyakan dan tetap berhati-hati,” tegas Nasrul Padang saat memberikan imbauan kepada awak media, Senin 27 April 2026.

Kekeliruan pada surat palsu tersebut terlihat jelas pada pangkat pejabat yang dicantumkan sebagai golongan 4B, sementara data asli pejabat yang bersangkutan saat ini sudah mencapai tingkat 4C. Selain itu, modus operandi pelaku biasanya mengarahkan guru untuk menghubungi nomor telepon tertentu guna proses koordinasi lanjutan.

Dinas Pendidikan memastikan bahwa hingga saat ini mekanisme mutasi guru tetap mengikuti prosedur resmi yang dilakukan melalui saluran kedinasan, bukan melalui pesan pribadi WhatsApp. Para guru disarankan untuk segera melaporkan jika menemukan kejanggalan serupa guna mencegah jatuhnya korban penipuan lebih banyak.

Untuk mendapatkan kepastian hukum dan administrasi, ASN di lingkungan pendidikan disarankan untuk datang langsung ke kantor dinas atau BKPSDM guna melakukan konfirmasi. Langkah ini penting dilakukan sebagai bentuk perlindungan diri terhadap oknum yang mencoba memanfaatkan situasi penataan aparatur demi keuntungan pribadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....