Terhalang Tebing, Operasi Pencarian Mobil Masuk Jurang Menggunakan Drone
- 01 Apr 2026 17:59 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam : Upaya pencarian intensif tengah dilakukan terhadap satu unit mobil Kijang Innova yang diduga kuat jatuh ke jurang sedalam ratusan meter. Insiden tersebut terjadi di kawasan Lae Kombih, Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTUJ, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Rabu 1 April 2026.
Pihak kepolisian segera bergerak cepat setelah menerima laporan kehilangan dari pihak keluarga korban. Kapolres Pakpak Bharat, Agustiawan, langsung mengerahkan personel ke titik lokasi yang dicurigai sebagai tempat jatuhnya kendaraan tersebut untuk memulai proses evakuasi dan pencarian.
Untuk menjangkau area tebing yang curam dan sulit diakses secara manual, petugas menggunakan teknologi pesawat tanpa awak. Penyisiran dari udara dianggap paling efektif untuk memantau pergerakan benda atau tanda-tanda keberadaan kendaraan di dasar jurang yang dialiri sungai tersebut.
“Setelah mendapat laporan tadi pagi sekira pukul 07.00 WIB, kita langsung menggerakkan personil untuk melakukan penyisiran di lokasi mobil masuk jurang dengan menggunakan drone,” ujar Agustiawan.
Hasil penyisiran awal di sekitar bibir jurang memberikan petunjuk penting bagi tim pencari. Petugas bersama masyarakat setempat menemukan serpihan kaca mobil yang tercecer di lokasi, yang diduga kuat berasal dari kendaraan milik korban yang terjun ke aliran Lae Kombih.
Dikatakan Kapolres, peristiwa nahas ini diperkirakan terjadi pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB. Korban diketahui merupakan pasangan suami istri yang berdomisili di Kampong Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, yang sedang dalam perjalanan menuju kediamannya.
Kapolres menambahkan bahwa sebelum dinyatakan hilang, korban sempat berkomunikasi dengan anaknya melalui sambungan telepon. Dalam percakapan terakhir tersebut, korban mengabarkan bahwa posisi mereka sudah sangat dekat dan diperkirakan akan tiba di rumah dalam waktu lima menit lagi.
Namun, hingga waktu yang dijanjikan lewat, korban tak kunjung sampai di rumah dan ponselnya tidak lagi dapat dihubungi. Pihak keluarga yang merasa cemas kemudian melakukan penelusuran mandiri sepanjang jalur perjalanan hingga pagi hari sebelum akhirnya melapor ke pihak berwajib.
Saat ini, kepolisian telah berkoordinasi dengan BPBD dan Tim SAR untuk memperluas jangkauan pencarian di sepanjang aliran sungai. Petugas berharap kondisi cuaca mendukung sehingga keberadaan korban beserta mobilnya dapat segera ditemukan dan dievakuasi dari dasar jurang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....