Korban Kecelakaan Mobil Jatuh ke Jurang Belum Ditemukan, Diduga Penumpang Pasutri

  • 31 Mar 2026 19:51 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Masyarakat beserta pengurus Desa Lae Ikan dan Desa Tanjung Mulia bahu-membahu melakukan pencarian terhadap pasangan suami istri yang dilaporkan hilang. Keduanya diduga menjadi korban kecelakaan setelah mobil minibus yang mereka kendarai terjun ke jurang di kawasan aliran sungai Lae Kombih.

Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir beberapa titik di sepanjang aliran sungai yang dikenal memiliki arus cukup deras tersebut pada Selasa 31 Maret 2026. Warga berinisiatif memasang jaring di titik-titik strategis aliran sungai sebagai upaya berjaga-jaga jika korban terbawa arus lebih jauh.

Korban diketahui bernama Rudi Simanjuntak dan istrinya Risma Tumangger, yang merupakan warga Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. Hingga berita ini diturunkan, keberadaan keduanya beserta kendaraan yang digunakan masih dalam proses pencarian intensif oleh warga sekitar.

Insiden naas ini diperkirakan terjadi pada Senin (30/3) malam, sekitar pukul 23.30 WIB. Pasangan suami istri tersebut diketahui sedang dalam perjalanan pulang dari arah Kabupaten Pakpak Bharat menuju kediaman mereka di Desa Lae Ikan.

Berdasarkan keterangan warga, korban sempat melakukan komunikasi terakhir melalui telepon seluler sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam percakapan tersebut, korban mengabarkan bahwa posisi mereka sudah sangat dekat dengan rumah dan akan segera sampai.

Namun, hingga waktu yang diperkirakan, kedua korban tidak kunjung tiba di rumah. Kekhawatiran pihak keluarga dan warga memuncak saat ponsel milik kedua korban tidak lagi aktif ketika dihubungi kembali tak lama setelah komunikasi terakhir tersebut.

“Mereka menyampaikan sudah dekat dengan rumah. Namun, hingga waktu yang ditunggu keduanya tidak kunjung tiba dan ponsel mereka tidak lagi aktif,” ujar salah seorang warga yang memberikan konfirmasi terkait kronologi kejadian.

Salah seorang warga di lokasi kejadian, Rinto Berutu, menyayangkan belum terlihatnya kehadiran pihak otoritas terkait di area pencarian. Hingga Selasa siang, warga mengaku bekerja secara mandiri tanpa bantuan personil teknis di lapangan.

“Di lokasi areal kejadian belum ada terlihat personil BPBD dan Tim SAR di lokasi,” ungkap Rinto.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....