Mobil Rental Tabrak Tiang Listrik di Subulussalam

  • 17 Mar 2026 10:49 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Teuku Umar, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam pada Selasa 17 Maret 2026 dini hari sekitar pukul 00.35 WIB. Insiden ini melibatkan satu unit mobil rental jenis BR-V Prestige Matic dengan nomor polisi BK 1179 AEE.

Mobil yang melaju dari arah Medan menuju Subulussalam tersebut menabrak tiang listrik di pinggir jalan hingga patah. Kuatnya benturan membuat posisi tiang bergeser sejauh satu meter lebih dari titik semula, yang memicu padamnya aliran listrik di sekitar lokasi kejadian.

Selain merusak fasilitas umum, kecelakaan ini juga menghancurkan satu unit kios mini milik warga setempat bernama Saur Berutu. Kios berlantai semen tersebut hancur total, dengan bagian atap yang ambruk hingga menutupi badan mobil yang ringsek.

Kondisi kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan parah pada bagian depan, sementara kantong udara (airbag) di dalam kabin terpantau telah pecah akibat benturan keras tersebut. Hingga Selasa pagi, bangkai kendaraan masih berada di lokasi kejadian menjadi tontonan warga.

Sopir mobil rental, Parman, menjelaskan bahwa perjalanan dimulai dari Medan pada Senin sore. Sebelum insiden terjadi, ia sempat beristirahat untuk makan dan minum di Merek, Kabupaten Karo, serta menurunkan seorang penumpang di Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Saat kecelakaan terjadi, Parman membawa tiga orang penumpang yang terdiri dari dua wanita dan satu laki-laki. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa mencekam yang terjadi di tengah malam tersebut.

Kepada awak media, Parman mengaku peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba dan sangat mengejutkan. Ia mengklaim dalam kondisi bugar dan tidak sedang mengantuk saat kemudi mobilnya hilang kendali hingga menghantam bangunan dan tiang listrik.

“Ada tiga lagi penumpang, satu sudah turun di Sidikalang. Berangkat dari Medan sore. Kejadiannya tiba-tiba dan sangat mengejutkan karena benturan sangat keras,” ujar Parman,

Parman juga menambahkan bahwa dirinya sudah sering melintasi rute tersebut dan cukup mengenal medan jalan. Alasan pengenalannya terhadap wilayah tersebut dikarenakan mertuanya berdomisili di Desa Lae Motong, Kecamatan Penanggalan.

Pihak PLN bergerak cepat merespons pemadaman listrik dengan melakukan penggantian tiang yang patah pada pukul 08.40 WIB di hari yang sama. Sementara itu, kerumunan massa yang sempat memadati lokasi sejak pukul 02.33 WIB perlahan mulai membubarkan diri seiring proses evakuasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....