Kebakaran Ruko Sembako di Subulussalam Alami Kerugian Ratusan Juta

  • 04 Mar 2026 10:47 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Sebuah Rumah Toko (Ruko) grosir sembako berkontruksi permanen di Dusun Kinugu, Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, ludes dilalap si jago merah pada Selasa 3 Maret 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.15 WIB ini menghanguskan bangunan milik Malim Desa Cibro (50), yang saat kejadian sedang berada di RSUD Ibu dan Anak untuk menjenguk orang tuanya.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi mata, Lukman (38), yang saat itu sedang duduk di warung kopi tepat di depan lokasi kejadian. Lukman melihat kobaran api mulai menyala dari arah dapur ruko dan segera bergegas menuju rumah korban untuk meminta bantuan masyarakat sekitar guna memadamkan api secara mandiri sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Subulussalam tiba di lokasi sekitar pukul 23.40 WIB untuk melakukan proses pemadaman bersama warga. Setelah berjibaku melawan api selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api secara keseluruhan pada pukul 01.00 WIB dini hari.

Menurut keterangan saksi, api terlihat menyala dari arah dapur ruko sekitar pukul 23.15 WIB. Saksi kemudian langsung menghubungi pihak Damkar Kota Subulussalam dan meminta tolong warga untuk memadamkan api.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp400 juta. Selain bangunan ruko, seluruh perabotan rumah tangga dan sekitar 70 persen stok barang dagangan sembilan bahan pokok (sembako) milik korban dilaporkan hangus terbakar menjadi abu.

Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yusuf, dalam keterangannya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada instalasi listrik dan area dapur. Beliau menekankan pentingnya melakukan pengecekan rutin pada kabel listrik dan memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya api dari bagian dapur ruko tersebut. Area kejadian telah dipasang garis polisi guna memudahkan tim identifikasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....