Bantuan Daging Meugang dari Presiden di Singkil Mendapat Sorotan

  • 18 Feb 2026 22:46 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Realisasi penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) daging Meugang, menyambut Ramadan di Kabupaten Aceh Singkil mendapatkan soroton dari berbagai kalangan.

Soroton tersebut salah satunya di sampaikan oleh Sekretaris Jenderal Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS), Budi Harjo, Rabu, 18 Februari 2026.

Menurutnya, selain kualitas daging diberikan kepada masyarakat diduga kurang layak dikonsumsi (diduga busuk) berdasarkan pengakuan beberapa warga di sekitar Kecamatan Singkil Utara. Juga ia menilai pengadasn bantuan daging Meugang senilai Rp1 Miliar itu, kurang tepat sasaran dan diduga kurang transparan.

" Persoalan ini bukan sekadar soal daging kurang layak untuk dikonsumsi karena daging busuk, akan tetapi menyangkut transparansi dan integritas dalam proses pengadaan daging," kata Budi Harjo.

Kemudian tambah Budi, dalam pengadaan daging Meugang bantuan Presiden untuk warga korban terdampak banjir tersebut terkesan diduga ada oknum yang bermain.

Sehingga ia mengharapkan dan mendesak pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait untuk membuka secara transparan mekanisme penyedia atau pengadaan daging tersebut.

Ditempat terpisah ketika Reporter RRI mencoba menggali informasi terkait sistem pengadaan serta jumlah ternak yang dibelanjakan dalam program bantuan daging dari Presiden tersebut, hingga berita ini diturunkan kami belum mendapatkan keterangan secara resmi melalui Dinas terkait.

Untuk diketahui, daging Bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebelumnya mulai disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pada Selasa, 17 Februari 2026. Sedangkan untuk penerima bantuan daging Meugang ini, rencananya akan disalurkan kepada sebanyak 10.652 Kepala Keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....