Asrama Mahasiswa Subulussalam di Medan Rusak dan Terbengkalai

  • 17 Feb 2026 13:04 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Fasilitas asrama mahasiswa asal Kota Subulussalam yang terletak di Jalan Selamat, Medan Amplas, kini dalam kondisi memprihatinkan dan terbengkalai. Bangunan yang seharusnya menjadi tumpuan tempat tinggal bagi mahasiswa perantauan tersebut dilaporkan tidak lagi layak huni. Kondisi ini memicu kekecewaan di kalangan mahasiswa yang menempuh pendidikan di Sumatera Utara.

Himpunan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Kota Subulussalam Sumatera Utara (HIMAPPKOS-SU) melaporkan bahwa kerusakan bangunan mencakup berbagai fasilitas dasar yang sudah tidak berfungsi. Kurangnya perawatan rutin selama beberapa tahun terakhir membuat gedung tersebut tampak kumuh dan tidak terawat. Hal ini dinilai sangat merugikan mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga dengan ekonomi terbatas.

Persoalan ini mencuat tepat pada momentum satu tahun masa kepemimpinan pemerintah daerah yang baru di Subulussalam. Mahasiswa menilai perhatian terhadap fasilitas pendidikan di luar daerah masih sangat minim dan belum menjadi prioritas kerja pemerintah. Padahal, asrama tersebut merupakan aset strategis daerah untuk menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Ketua Umum HIMAPPKOS-SU, Sabar Kombih, menyatakan bahwa asrama tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kepedulian pemerintah terhadap mahasiswa. Menurutnya, pembiaran aset daerah ini menunjukkan lemahnya manajemen perawatan fasilitas publik yang berada di luar wilayah kota. Ia mendesak pemerintah untuk tidak menutup mata terhadap kenyataan di lapangan.

“HIMAPPKOS-SU menilai bahwa asrama mahasiswa bukan sekadar bangunan fisik, tetapi merupakan simbol komitmen pemerintah daerah,” ujar Sabar Kombih, Senin 17 Februari 2026.

Hingga saat ini, belum terlihat adanya langkah konkret dari dinas terkait untuk melakukan perbaikan maupun penganggaran khusus untuk pemeliharaan asrama. Mahasiswa menuntut adanya transparansi mengenai perencanaan anggaran yang berkaitan dengan kepentingan pendidikan mahasiswa di Medan. Mereka mendesak agar kebijakan pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik di dalam kota saja.

Kondisi asrama yang terbengkalai ini juga dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan penghuninya jika tetap dipaksakan untuk ditempati tanpa adanya renovasi total. Kerusakan struktural pada beberapa bagian atap dan dinding bangunan dianggap sudah sangat mengkhawatirkan. Mahasiswa berharap pemerintah segera mengutus tim untuk meninjau langsung tingkat kerusakan di lokasi tersebut.

Organisasi mahasiswa ini menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada realisasi perbaikan dari pemerintah daerah. Mereka berharap sinergi antara eksekutif dan mahasiswa dapat terjalin melalui tindakan nyata, bukan sekadar janji-janji manis dalam program kerja. Revitalisasi asrama dipandang sebagai kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda lagi demi kelancaran pendidikan generasi muda Subulussalam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....