Anggaran 2027 Kemenag Subulussalam Fokus Dampak Pelayanan

  • 04 Feb 2026 13:43 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam mulai menyusun peta jalan anggaran tahun 2027 melalui rapat koordinasi Rencana Kerja Anggaran Satuan Kerja (RKA-SK). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan perencanaan berbasis kinerja guna memastikan setiap anggaran yang dialokasikan memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik, Rabu 4 Februari 2026.

Kasubbag TU Kankemenag Subulussalam, Jamhuri, mengingatkan seluruh satuan kerja (satker) untuk lebih teliti dalam merancang program kerja di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Ketajaman prioritas menjadi kunci utama agar program tetap berjalan optimal meski menghadapi keterbatasan dana.

"Setiap satker harus menyiapkan dengan teliti rencana program tahun 2027 pada DIPA masing-masing. Bersabar jika banyak usulan belum terpenuhi karena saat ini kita sedang menghadapi efisiensi anggaran," pesan Jamhuri.

Narasumber dari Kanwil Kemenag Aceh, Mahdi Puteh, menekankan bahwa transparansi anggaran kini sangat bergantung pada integrasi data digital. Ia mewajibkan seluruh Madrasah, KUA, hingga kantor induk untuk disiplin dalam mengunggah data kebutuhan pada aplikasi resmi yang telah disediakan.

Mahdi menegaskan bahwa akurasi data pada aplikasi e-Rkam dan BAP EMIS menjadi syarat mutlak, terutama untuk kelancaran pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). "Pastikan seluruh usulan terekam dan terintegrasi dalam aplikasi agar prosesnya akuntabel," ujar Mahdi.

Kepala Kankemenag Aceh Singkil, Azhar, yang hadir sebagai tuan rumah turut mendukung langkah sinkronisasi program ini. Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik harus mengacu pada prinsip money follows program, di mana anggaran mengikuti program prioritas, bukan sebaliknya.

"Jika anggaran mengikuti program, maka bisa dipastikan akan selalu cukup dan terpenuhi dalam memberikan dampak nyata pelayanan. Fokuslah pada kebutuhan, bukan keinginan," tegas Azhar di hadapan para pengelola anggaran.

Pemilihan lokasi rakor di destinasi wisata Pulau Banyak dimaksudkan agar para peserta dapat lebih fokus dan jernih dalam menyusun rancangan kerja. Suasana tenang diharapkan mampu memicu kreativitas peserta dalam merumuskan solusi atas berbagai kendala keuangan dan teknis yang dihadapi satker.

Rapat ini ditutup dengan sesi diskusi mendalam terkait permasalahan teknis aplikasi EMIS dan kendala keuangan lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag Subulussalam dalam mewujudkan pelayanan prima yang sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan cerdas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....