Dilantik, PPPK Subulussalam Diminta Profesional Dalam Melayani Masyarakat

  • 29 Jan 2026 11:42 WIB
  •  Aceh Singkil

RRi.C0.ID, Subulussalam : Halaman Kantor Wali Kota Subulussalam menjadi saksi bisu pengukuhan sebanyak 1.397 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Para pegawai yang dilantik mencakup berbagai formasi penting, mulai dari tenaga kesehatan, tenaga pendidik, hingga tenaga teknis di lingkungan pemerintah setempat.

Wali Kota Rasyid Bancin menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari komitmen kuat pemerintah daerah dalam menata status kepegawaian. Ia rela menempuh perjalanan jauh dari Jakarta dan Medan demi hadir langsung memberikan arahan kepada ribuan pegawai yang baru saja mengucap sumpah tersebut.

Dalam arahannya, Rasyid meminta seluruh ASN paruh waktu yang baru dilantik untuk menanamkan rasa syukur dan memegang teguh integritas. Ia menekankan bahwa menjadi bagian dari birokrasi pemerintahan menuntut tanggung jawab yang tidak ringan, terutama dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Ia juga menyoroti aspek loyalitas yang menurutnya menjadi pondasi utama seorang abdi negara dalam menjalankan instruksi pimpinan. Pegawai diminta untuk tidak terpecah fokusnya oleh kepentingan pribadi, kelompok, maupun partai politik yang dapat merusak kualitas pengabdian mereka.

"Loyalitas ini tidak bisa dibayar dengan apa pun. Kalaulah pimpinan Bapak Ibu semuanya sudah instruksikan A, maka jangan lari ke B," tegas Rasyid di hadapan ribuan peserta pelantikan, Kamis (29/1/2026).

Selain loyalitas, aspek akhlak menjadi poin krusial yang ditekankan dalam sambutan tersebut agar pegawai bekerja dengan hati, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Ia mengibaratkan adab profesional yang harus selaras dengan karakter personal yang baik di luar jam kerja.

Rasyid juga berbagi kisah personal mengenai pengalamannya menjadi pegawai di pelosok sebagai bentuk motivasi bagi para penerima SK. Ia meyakinkan para pegawai bahwa setiap kerja keras dan dedikasi pasti akan menemukan jalannya sendiri menuju kesuksesan di masa depan.

Persoalan upah juga tidak luput dari perhatian Wali Kota dalam pidato pelantikan tersebut. Meskipun kondisi anggaran daerah sedang dalam masa penataan, pemerintah berkomitmen untuk memberikan hak pegawai sesuai dengan kemampuan keuangan daerah yang tersedia.

"Kami tuntut bekerja, di mana pula nanti upahnya? Kami paham betul itu. Tapi keadaanlah yang berbicara. Doakan kami, sedang berjuang semoga TKD kita tidak dipotong," ungkapnya menanggapi kekhawatiran terkait kesejahteraan pegawai.

Di sisi lain, ia mendorong para PPPK paruh waktu untuk memiliki jiwa kemandirian ekonomi dan tidak hanya terpaku pada gaji tetap negara. Menurutnya, ASN masa kini harus cerdas melihat peluang ekonomi lain seperti menjadi pebisnis atau investor demi kesejahteraan keluarga.

Wali Kota juga memberikan pesan menyentuh agar para pegawai tidak melupakan jasa orang tua setelah mendapatkan status pekerjaan yang lebih stabil. Ia meminta para pegawai segera menemui orang tua masing-masing untuk bersyukur atas pencapaian yang telah diraih hari ini.

Pelantikan ini diakhiri dengan harapan besar agar kehadiran 1.397 tenaga paruh waktu ini dapat mengakselerasi pembangunan di Kota Subulussalam. Pemerintah berharap para pegawai baru dapat bekerja secara profesional dan benar-benar mencintai kota ini dalam setiap langkah tugasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....