BPBD Subulussalam Kelola Dana Banpres Delapan Ratus Juta
- 27 Jan 2026 12:48 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam kelola dana darurat yang bersumber dari Bantuan Presiden (Banpres) untuk penanganan pascabanjir sebesar Rp800 juta. Bantuan itu dialokasikan khusus untuk pengadaan sarana dan prasarana vital yang dibutuhkan dalam situasi darurat bencana di wilayah Kota Subulussalam, Selasa (27/1/2026).
Fokus utama pengadaan ini meliputi pengadaan tujuh unit mesin genset, tenda darurat, serta berbagai alat telekomunikasi guna memperkuat koordinasi saat terjadi gangguan jaringan.
Kepala Pelaksana (Kalaska) BPBD Kota Subulussalam, Ramadhan, menjelaskan bahwa sebagian besar bantuan fisik tersebut akan disalurkan langsung ke sejumlah pondok pesantren yang terdampak banjir.
Pemilihan pesantren sebagai penerima manfaat didasarkan pada laporan kerusakan dan dampak bencana yang sebelumnya telah ditetapkan melalui SK Walikota Subulussalam.
Terkait proses pengadaan, BPBD menggunakan sistem E-Katalog dengan pagu harga maksimal sebesar Rp77 juta untuk setiap unit mesin genset yang dibeli.
Ramadhan menyebutkan bahwa harga kontrak nantinya akan disesuaikan dengan spesifikasi teknis dan hasil pemeriksaan resmi dari pihak Inspektorat setempat.
"Berdasarkan spesifikasi yang nantinya akan kita periksa kembali bersama dengan Inspektorat. Kemarin kita membeli genset itu seharga 50 jutaan di luar ongkos," ujar Ramadhan.
Pihak BPBD menegaskan tidak ada kendala berarti dalam proses pengadaan ini, meski sempat terjadi penyesuaian jadwal pengiriman barang karena faktor akhir tahun.
Diketahui bahwa secara keseluruhan, Kota Subulussalam menerima total dana darurat sebesar Rp5,1 miliar yang bersumber dari bantuan Presiden serta dukungan anggaran dari Provinsi Aceh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....