Puasa sebagai Jihad Melawan Hawa Nafsu
- 13 Mar 2026 16:45 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Singkil - Ibadah puasa di bulan suci Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga terbenamnya matahari. Lebih dari itu, puasa adalah sebuah’’ Jihad Akbar” perjuangan besar melawan hawa nafsu guna membentuk karakter insan yang shaleh dan bertaqwa.
Dalam dialog keagamaan bersama RRI singkil ustad Lukmansyah Putra yang seakligus guru mengaji di pondok pesantren Darul Musyahadah, Kecamatan Singkil Utara, menyampaikan alam sebuah riwayat, sekembalinya dari medan perang, Rasulullah SAW menyebut bahwa perjuangan melawan hawa nafsu jauh lebih berat dibandingkan pertempuran fisik. Di bulan Ramadhan inilah, setiap Muslim dilatih untuk menaklukkan ego dan keinginan duniawi, Jumat 13 Maret 2026.
Puasa adalah proses penyucian. Seseorang disebut shaleh bukan hanya karena rajin beribadah secara vertikal kepada Tuhan, tapi karena ia mampu memenangkan jihad melawan nafsunya sehingga perilakunya menjadi manfaat bagi sesama manusia." Ujarnya.
Ia menambahkan kemenangan atas hawa nafsu inilah yang menjadi kunci terbentuknya pribadi yang shaleh. Kesholehan tersebut tercermin dari meningkatnya kesabaran, empati sosial melalui zakat dan sedekah, serta ketenangan batin dalam menghadapi berbagai ujian hidup,” tambahnya.
Pada akhirnya, Ramadhan adalah momentum untuk mengasah kepekaan spiritual. Jika jihad melawan hawa nafsu ini berhasil dimenangkan, maka predikat hamba yang shaleh dan bertaqwa bukan lagi sekadar harapan, melainkan sebuah realitas kepribadian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....