Jadikan Ramadan Sebagai Momen Reset Hati
- 09 Mar 2026 09:09 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Aceh Singkil - Bulan Ramadan telah tiba, membawa berkah dan rahmat bagi umat Muslim di seluruh dunia. Umat Muslim diharapkan dapat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai waktu untuk "reset hati" dari perasaan negatif seperti iri, dengki, sombong, dan cinta dunia.
Ustadzah Shintya Nisrinah Asmarani, S.Sos, Penyuluh Agama Kantor Urusan Agama (KUA) Aceh Singkil, mengatakan reset hati ini sangat penting karena dapat membantu umat Muslim untuk meningkatkan kualitas iman dan memperbaiki diri menjadi lebih baik. Selain itu penyakit hati, dapat menjadi penghalang bagi umat Muslim untuk mencapai kesempurnaan iman dan kebahagiaan hidup.
"Ramadan adalah waktu untuk reset hati, dari rasa iri, dengki, sombong, dan cinta dunia. Reset hati adalah proses membersihkan hati dari perasaan negatif yang dapat menghalangi kita mencapai kesempurnaan iman," kata Ustadzah Shintya saat berdialog Bersama RRI SIngkil.
Ia menyebutkan, ada beberapa cara untuk melakukan reset hati, yaitu dengan memperbanyak istiqfar, membaca Al-Qur'an, dan berpuasa. "Memperbanyak istiqfar dapat membantu kita untuk membersihkan hati dari perasaan negatif, sedangkan membaca Al-Qur'an dapat memberikan kita petunjuk dan bimbingan untuk hidup yang lebih baik, dan berpuasa membantu kita untuk meninggalkan keinginan duniawi dan fokus pada hubungan dengan Allah," sebutnya.
Selain itu, Ustadzah Shintya juga menyarankan untuk mengubah mindset atau pola pikir dari negatif menjadi positif. "Merubahkan mindset bahwa penyakit hati hanya akan membuat kita tidak bahagia, caranya dengan menyibukan diri dengan hal-hal positif, dan meningkatkan kualitas shalat," tambahnya.
Ustadzah Shintya berharap, Ramadan dapat menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman. Dengan tidak menyia-nyiakan kesempatan Ramadan dan memanfaatkan waktu ini untuk reset hati dan memperbaiki diri.
"Kita harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadi lebih baik, lebih dekat dengan Allah, dan lebih peduli dengan sesama," tutupnya.