Makna Kebahagian Orang Berpuasa
- 17 Mar 2025 21:13 WIB
- Aceh Singkil
KBRN,Singkil: Kebahagiaan Ramadan tidak hanya dirasakan saat berbuka puasa, tetapi juga sepanjang hari. Umat Muslim merasakan ketenangan dan kedamaian hati saat menjalankan ibadah puasa, salat tarawih, dan membaca Al-Qur'an. Rasa kebersamaan dan persaudaraan juga semakin kuat di bulan yang suci ini.
Dalam tausiyahnya di RRI, Ustadz Dahuri Menjelaskan Kita sudah melatih beberapa ibadah yang nanti bisa kita lakukan di luar bulan suci Ramadan. Pada dasarnya Ramadan ini dinamakan dia bulan suci Ramadan oleh orang Arab itu karena diambil dari bahasa Arab yaitu Ramda, yang artinya sangat panas terik karena kebiasaan orang ada orang-orang dahulu ketika sudah memasuki bulan suci Ramadan itu biasanya panasnya semakin panas teriknya semakin kuat sehingga tanda-tanda terjadilah namanya bulan Ramadan.
Dikisahkan dari nabi Muhammad SAW, hijrah dari kota Mekah ke kota Madinah artinya selama 13 tahun nabi di kota suci Mekkah. Setelah diangkat menjadi rasul nabi itu diangkat oleh Allah menjadi rasul umur 40 tahun, setelah umur 40 tahun Rasul menyebarkan agama Islam selama 13 tahun di kota suci Mekkah, selama 13 tahun itu umat Islam belum pernah melakukan ibadah bulan suci Ramadan,” ujar Ustadz Dahuri, kepada RRI Singkil, Senin (17/3/2025).
Ia menambahkan, orang yang mendapatkan ampunan daripada bulan suci Ramadan ini adalah memiliki dua syarat, yang pertama adalah dia harus imana berpuasa itu secara penuh dengan keimanan ini artinya adalah ketika kita menjalankan ibadah puasa harus menghilangkan akal kita. Karena pada fitrahnya pada dasarnya puasa ini sebenarnya pada akal kita menolak, puasa itu memerintahkan seseorang yang sudah 11 bulan ini boleh makan dan minum ketika dia pergi bekerja kuat karena makan dan minum ketika puasa dia sudah lapar dan haus maka jangan heran sebagian orang itu ketika datang bulan suci badan justru dia semakin resah dan gelisah,” tambahnya.
Mudah-mudahan kami tutup dengan satu lagi kebahagiaan yang disebutkan oleh Rasulullah adalah fathah dan Rabbi adalah kebahagiaan ketika berjumpa kelak dia milik kiamat dengan Allah subhanahu wa ta'ala. Karena orang-orang yang menjalankan ibadah puasa dengan keimanan dan dengan ikhtisar, maka kelak di Yaumil kiamat maka mulutnya akan bersinar perutnya akan bersinar wajahnya juga akan bersinar sehingga berjumpa dengan Allah subhanahu wa ta'ala.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....