Puasa Membentuk Pribadi Mulia
- 07 Mar 2025 18:58 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Singkil: Puasa merupakan ibadah yang wajib bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat, yaitu berakal, baligh, dan tidak sedang dalam kondisi yang membolehkan untuk tidak berpuasa, seperti dalam keadaan sakit atau perjalanan jauh. Hal ini disampaikan Ustadz Azijar S.Ag sebagai narasumber dalam Tausiyah Ramadan, program kerjasama pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dengan RRI SP Singkil, Jumat (7/3/2025).
Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi tuhanmu adalah orang yang paling bertakwa di antara kamu kepada Allah maka perintah puasa yang di syariatkan Allah kepada kita. Bertujuan agar ibadah puasa itu dapat membawa mengantarkan kita menjadi orang-orang yang mulia yakni menjadi orang yang bertakwa kaum muslimin wal muslimat di manapun berada semoga di rahmati Allah subhanahu wa ta'ala,” ujar Ustadz Azijar S.Ag.
Lebih lanjut, Ustadz Azijar menjelaskan kalau kita lihat hubungan kuasa dengan kemuliaan manusia yang Allah katakan menjadi orang yang bertakwa adalah bagimana puasa yang kita kerjakan itu, menuntut kita untuk mampu mengendalikan menahan diri kita dari segala hal yang membenci dan dimurkai Allah subhanahu wa ta'ala. Dalam berbagai kitab-kitab fiqih menjelaskan pengertian dari puasa diri dari makan dan minum cari lapar dan haus serta berhubungan suami istri mulai dari semenjak terbit fajar sampai terbenam matahari maka terkesan bahwa seolah-olah dari pengertian itu kita pahami bahwa puasa itu terkesan hanya menahan fisik atau jasmani saja.
"Ramadan adalah momentum yang tepat untuk membentuk karakter mulia. Dengan berpuasa, kita dilatih untuk mengendalikan diri, meningkatkan empati, dan memperkuat hubungan dengan Allah ,” tambahnya.
Ustadz Azijar berharap puasa ramadan bukan hanya sekadar kewajiban agama, tetapi juga kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas diri dan menjadi pribadi yang lebih baik. Mari manfaatkan bulan suci ini untuk meraih keberkahan dan membentuk pribadi mulia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....