Subulussalam Jadi Tuan Rumah Olimpiade Madrasah Aceh Tiga Daerah
- 05 Okt 2026 23:08 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Kota Subulussalam ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Aceh untuk zonasi tiga kabupaten/kota. Ajang kompetisi sains dan akademik antar-pelajar ini dipusatkan langsung di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Subulussalam.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 5 hingga 6 Oktober 2026, ini mempertemukan para peserta berprestasi dari tiga wilayah tetangga. Daerah yang tergabung dalam titik lokasi ujian ini meliputi Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam sendiri.
Setiap daerah mengirimkan sebanyak 33 peserta terbaik yang sebelumnya telah melampaui tahap seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota masing-masing. Alhasil, sebanyak 99 pelajar berkumpul di Subulussalam untuk menguji kemampuan akademik mereka demi memperebutkan tiket ke ajang bergengsi tersebut.
Para peserta bersaing secara serentak dalam tiga bidang mata pelajaran utama yang dilombakan, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Kompetisi ini diikuti oleh para siswa dari jenjang pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) sederajat.
Penyelenggaraan OMI tahun ini mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan OMI. Regulasi baru tersebut menjadi pijakan resmi penyelenggaraan kompetisi yang menggabungkan dua ajang besar sekaligus.
Langkah integrasi ini menyatukan wadah kompetisi sains dan riset madrasah yang pada tahun-tahun sebelumnya digelar secara terpisah, yaitu Kompetisi Sains Madrasah (KSM) serta Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES). Seluruh proses ujian OMI 2026 dilaksanakan menggunakan sistem ujian berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT).
Pada pelaksanaan tahun ini, OMI mengusung tema "Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju". Melalui tema tersebut, ajang ini diharapkan mampu memicu lahirnya inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan keagamaan di lingkungan madrasah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam, Munawar, menyatakan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan ujian di hari pertama berjalan tanpa kendala teknis yang berarti. Penggunaan sistem berbasis komputer dapat ditunjang dengan ketersediaan infrastruktur jaringan yang stabil.
"Alhamdulillah tidak ada kendala, jaringan internet lancar," kata Munawar saat mengonfirmasi kelancaran acara pada Senin 5 Oktober 2026.
Munawar pun menaruh harapan besar agar keterwakilan peserta dari zonasi Subulussalam mampu mengukir prestasi hingga ke tingkat yang lebih tinggi. Ia berharap ada delegasi daerah yang berhasil menembus seleksi untuk mewakili Provinsi Aceh di ajang OMI tingkat nasional.
"Harapannya dari tiga daerah ada yang mewakili. Terkhusus dari tuan rumah Kota Subulussalam," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....