HUT Bhayangkara, Kapolres Aceh Singkil Tekankan Pesan Presiden: Pengabdian Polri

  • 02 Jul 2026 07:51 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.co.id, Aceh Singkil: Aceh Singkil: Kepolisian Resor (Polres) Aceh Singkil menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Rabu, 1 Juli 2026. Upacara dilaksanakan di Lapangan Hitam Mapolres Aceh Singkil Presisi, dipimpin oleh Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono,S.I.K.,M.H. selaku Inspektur, dan AKP Abdul Malik, SH, MH. selaku Komandan Upacara. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Bhayangkara-80, yang dilaksanakan di seluruh jajaran Kepolisian Daerah dan Kepolisian Sektor di seluruh Indonesia.

Dalam upacara tersebut membacakan amanat Presiden Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono menyampaikan pesan Presiden yang menekankan Pengabdian kepada masyarakat, sesuai dengan tema Hari Bhayangkara “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

“Tema ini mengandung makna bahwa Kepolisian Negera Republik Indonesia dalam seluruh perjalan pengabdiannya bermuara pada satu tujuan luhur, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini berarti bahwa seluruh pengabdian Polri diarahkan untuk melindungi dan mengayomi masyarakat,” kata AKBP Joko Triyono.

AKBP Joko Triyono menyampaikan perwujudan pengabdian kepada masyarakat akan tercapai apabila POLRI melaksanakan tugas pokoknya mencerminkan kesigapan, ketegasan, dan profesionalisme untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

“Fokus utama pelayanan Polri yaitu pelayanan yang responsif dan berorientasi memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Apabila masyarakat sungguh-sungguh merasakan kehadiran Polri, maka Polri telah berhasil menjalankan tugas pokoknya sebagaimana diamanatkan undang-undang,” tuturnya.

Dalam amanat tersebut, Joko Triyono menekankan pesan presiden agar seluruh personil Polri memahami pengabdian kepada masyarakat.

“Pengabdian bukan hanya sekedar kewajiban, namun merupakan komitmen institusi Polri untuk memberikan pelayanan yang berkualitas, dan membangun kedekatan dengan masyarakat,” tegasnya.

Joko Triyono juga mengingatkan bahwa tugas pokok Polri bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum semata, namun juga menjaga kepercayaan publik. Polri harus bertranformasi menuju institusi yang semakin professional, humanis, responsif dan prediktif serta menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai jati diri.

Selain menekankan pengabdian, Presiden juga meminta institusi Polri agar mempersiapkan diri karena tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks. Selain dihadapkan pada dinamika kejahatan yang berifat multidimensional, Polri juga dituntut untuk melakukan reformasi birokrasi Polri sebagai wujud nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Persiapan yang harus dilakukan Polri yaitu: Memperkuat reformasi kelembagaan Polri, meningkatkan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi kompleksitas ancaman, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi lingkungan strategis yang dinamis, dan yang terpenting memperkuat legistimasi institusi Polri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....