Guru Pengelola MBG Dipastikan Dapat Insentif

  • 20 Jan 2026 11:10 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Pemerintah melalui petunjuk teknis (juknis) terbaru kini memperluas jangkauan penerima insentif bagi guru yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Perubahan ini menjawab keluhan para pendidik di lapangan yang sebelumnya tidak terakomodasi dalam aturan lama terkait jumlah minimal siswa di sekolah binaan. Selasa (20/1/2026).

Kepala Koordinator SPPG Kota Subulussalam, Sartika Anggraini, menjelaskan bahwa dalam regulasi terbaru, guru yang mengelola sekolah dengan jumlah murid di bawah 100 orang kini dipastikan mendapatkan hak yang sama. Sebelumnya, insentif hanya menyasar sekolah dengan populasi siswa di atas 100 orang, yang sempat memicu protes dan keluhan mengenai azas pemerataan.

"Juknis terbaru sudah keluar. Jadi guru yang menangani di bawah 100 siswa pun sekarang sudah dapat insentif. Ini merupakan bentuk pemerataan agar semua tenaga pendidik yang membantu program ini merasa diperhatikan," ujar Sartika saat memberikan keterangan terkait perkembangan program MBG.

Mengenai mekanisme penyaluran, Sartika menyebutkan bahwa insentif tersebut dapat diberikan dengan skema harian maupun mingguan. Dana kompensasi ini bersumber dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang langsung disalurkan kepada para guru sebagai penanggung jawab di titik distribusi atau sekolah masing-masing.

Terkait besaran nominal, pihak koordinator masih melakukan sinkronisasi dengan rincian teknis pada juknis yang baru saja diterbitkan tersebut. Meski angka pastinya masih dalam tahap verifikasi untuk memastikan pemerataan, insentif diperkirakan berkisar pada angka yang kompetitif guna menunjang kinerja guru di lapangan selama hari operasional program.

"Kami masih membaca detail rincian pemerataannya agar tidak ada kekeliruan. Yang pasti, sistemnya per hari kerja. Jika dikalikan dengan jumlah hari operasional dalam satu bulan, jumlahnya tentu sangat lumayan untuk membantu rekan-rekan guru," tambah Sartika mengenai estimasi dana yang akan diterima.

Hingga saat ini, pelaksanaan program di Kota Subulussalam dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala berarti, termasuk dalam hal kesiapan dapur umum dan koordinasi antar lini. Pihak SPPG terus berkomitmen melakukan pengawasan ketat terhadap teknis penyaluran makanan agar kualitas gizi yang diterima siswa tetap terjaga sesuai standar yang ditetapkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....