Forikan Aceh Singkil Promosikan Lobster dan Kepiting Bakau Jumbo

  • 12 Sep 2026 07:38 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil- Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Aceh Singkil turut ambil bagian dalam Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 yang digelar di Banda Aceh, Kamis 10 September 2026 kemari.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh tersebut mengusung tema “Kreasi Masakan Serba Ikan, Wujudkan Generasi Sehat dan Menuju Aceh Carong Berkualitas”. Acara tersebut juga dihadiri Ketua Forikan Aceh, Ny. Marlina Muzakir.

Dalam perlombaan tersebut, setiap peserta ditantang menyajikan tiga kategori menu olahan ikan, yaitu menu rumah tangga/keluarga, menu balita, dan menu kudapan.

Untuk kategori menu rumah tangga atau keluarga, peserta diharuskan menyiapkan hidangan dalam porsi keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan dua anak. Proses pengolahannya dilakukan secara langsung atau live cooking di hadapan dewan juri.

Sementara kategori menu balita diperuntukkan bagi anak usia 3 hingga 5 tahun, dengan memperhatikan makanan ikan yang sesuai untuk kebutuhan konsumsi anak. Kategori kudapan merupakan hidangan berbahan dasar ikan yang dapat dikonsumsi sebagai makanan selingan di luar menu utama.

Peserta lomba merupakan Tim Penggerak PKK kabupaten/kota yang melibatkan kader muda atau generasi milenial yang tergabung dalam Forikan. Mereka berlomba-lomba menampilkan kreativitas dalam mengolah berbagai bahan pangan hasil perikanan.

Ketua Forikan Kabupaten Aceh Singkil, Hj. Habibatussania, mengatakan keikutsertaan Aceh Singkil tidak hanya ditujukan untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan memperkenalkan kekayaan kuliner dan potensi perikanan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Menurutnya, lomba tersebut menjadi sarana untuk mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah produk perikanan sekaligus memperkuat kampanye konsumsi ikan sebagai bagian dari penyediaan gizi.

"Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas kuliner sekaligus mendukung kampanye gizi optimal melalui produk perikanan berkualitas. Ini merupakan kontribusi nyata dalam membangun generasi bangsa yang sehat dan berdaya saing, selaras dengan visi dan misi Bapak Presiden Prabowo, khususnya dalam ketahanan pangan, peningkatan gizi masyarakat, penguatan ekonomi keluarga, serta pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan,” ujar Habibatussania.

Dalam ajang tersebut, Forikan Aceh Singkil turut mengangkat potensi kuliner khas daerah, di antaranya kepiting bakau jumbo dan lobster yang diolah dengan cita rasa khas Aceh Singkil.

Habibatussania menjelaskan, kepiting bakau jumbo yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil tangkapan dari kawasan hutan bakau pesisir Aceh Singkil. Kepiting tersebut memiliki ukuran yang besar dengan karakter daging yang manis, gurih, dan padat.

“Kepiting bakau jumbo ini ditangkap langsung dari hutan bakau pesisir Aceh Singkil. Ukurannya sangat besar hingga piring biasa tidak mampu menampung. Dagingnya manis, gurih, dan padat, kemudian disajikan dengan sambal khas yang kaya rempah. Menu ini juga sering menjadi hidangan istimewa di Pendopo Bupati Aceh Singkil untuk menjamu tamu penting,” terangnya.

Selain kepiting bakau, lobster segar dari perairan Kepulauan Banyak juga menjadi salah satu kuliner yang dimulai Forikan Aceh Singkil dalam kegiatan tersebut.

Lobster tersebut ditangkap dari kawasan perairan karang Kepulauan Banyak pada kedalaman sekitar 5 hingga 50 meter. Bahan-bahan tersebut kemudian diolah menggunakan saus khusus racikan.

Perpaduan tersebut menghasilkan cita rasa asam yang segar, manis, dan gurih. Lobster juga dapat disajikan secara sederhana, misalnya direbus bersama mi, namun tetap memiliki cita rasa yang nikmat karena menggunakan lobster yang masih segar,” kata Habibatussania.

Ia menambahkan, keikutsertaan Forikan Aceh Singkil dalam lomba tingkat provinsi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempromosikan potensi kuliner yang bersumber langsung dari kekayaan alam Aceh Singkil.

Menurutnya, kekayaan perikanan dan kuliner daerah memiliki keterkaitan yang erat dengan sektor pariwisata. Potensi seperti Kepulauan Banyak, Rawa Singkil, serta berbagai hasil laut khas daerah dapat menjadi daya tarik yang terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.

“Kita selama ini terus mempromosikan berbagai potensi wisata Aceh Singkil, seperti Kepulauan Banyak dan Rawa Singkil, termasuk kuliner daerah.Hidangan lobster dan kepiting juga menjadi salah satu produk unggulan yang dapat mendukung promosi pariwisata Aceh Singkil,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....