Definisi, Manfaat dan Cara Melakukan Eksfoliasi Kulit Wajah
- 09 Mei 2024 15:10 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Aceh Singkil : Sel kulit mati yang tidak dibersihkan dengan rutin akan menumpuk dan membuat kulit menjadi kusam hingga berjerawat. Untuk itu, Anda perlu melakukan perawatan yang bisa membantu mengangkat sel kulit mati, yaitu dengan eksfoliasi kulit wajah. Eksfoliasi adalah suatu cara mengangkat atau mengikis sel-sel kulit mati yang berada pada lapisan terluar kulit. Perawatan ini bisa dilakukan di rumah atau di klinik kecantikan.
Eksfoliasi kulit dilakukan untuk membantu memperbaiki warna dan tekstur kulit sehingga akan membuat kulit beregenerasi alias merangsang sel-sel baru tumbuh. Perawatan ini juga dapat mengoptimalkan kerja bahan aktif pada produk skin care yang Anda gunakan sehari-hari karena dapat meresap dengan baik ke dalam lapisan kulit. Selain itu, eksfoliasi kulit dapat mencerahkan kulit karena ketika tumpukan sel kulit mati sudah terangkat, maka aliran darah pada kulit wajah lebih lancar dan kulit akan terlihat lebih sehat.
Semua orang dengan semua tipe kulit perlu melakukan eksfoliasi. Bahkan dari usia remaja juga sudah boleh melakukan perawatan ini. Namun, tentu saja harus disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan jenis kulit masing-masing. Pilihlah jenis eksfoliasi yang cocok dengan kulit Anda. Jangan sampai kulit tereksfoliasi berlebihan yang justru akan menimbulkan masalah kulit lain, seperti kulit kemerahan, iritasi atau malah masalah jerawat. Eksfoliasi kulit wajah bisa dilakukan dengan dua cara yaitu secara mekanik dan kimiawi.
1. Eksfoliasi mekanik
Eksfoliasi secara mekanik adalah tindakan yang biasanya dilakukan dengan menggunakan scrub, serat microfiber, sikat halus, kristal gula atau garam, dan sponge. Eksfoliasi mekanik juga bisa dilakukan oleh dokter dengan tindakan dermaplaning atau mikrodermabrasi.
2. Eksfoliasi kimia
Sedangkan eksfoliasi kimiawi mengandalkan bahan-bahan yang bersifat asam seperti alpha hidroxy acid (AHA), beta hydroxy acid (BHA), lactic acid, citric acid, dan lain-lain. Eksfoliasi kimia dapat menimbulkan pengelupasan ringan hingga sedang, tergantung dengan konsentrasi zat yang digunakan. Selain itu, cara ini mampu mempercepat siklus pergantian sel-sel kulit dan melepas sumbatan pada pori-pori. Eksfoliasi kimiawi juga bisa dilakukan di rumah, tentu saja dengan menggunakan bahan kimia dengan konsentrasi yang aman dan ringan. Namun, jika Anda ragu melakukannya di rumah, Anda dapat mengeksfoliasi kulit dengan cara ini di klinik kecantikan.
Umumnya melakukan eksfoliasi wajah sendiri di rumah itu tidak boleh terlalu sering, hanya setiap dua minggu sekali saja. Hal ini sudah dianggap cukup bisa menjaga dan merawat kulit tetap cerah. Namun, bagi Anda yang memiliki kulit berminyak, memang disarankan untuk lebih sering melakukan eksfoliasi kulit. Sebaliknya, jika Anda punya kulit sensitif, jangan terlalu sering eksfoliasi, lakukan setidaknya satu kali dalam seminggu saja.
Sebelum melakukan proses eksfoliasi, sebaiknya kamu menyimak beberapa informasi berikut ini agar kesehatan kulitmu tetap terjaga:
- Do’s – Memilih Produk yang Sesuai dengan Jenis Kulitmu
Memilih produk eksfoliator kulit tentu tak boleh sembarangan. Bila kulitmu berminyak, pilihlah eksfoliator berbahan hydroxy acid supaya tidak menimbulkan minyak berlebih. Sementara itu, kulit kering lebih cocok menggunakan eksfoliator yang berbahan ringan dan mengandung pelembap. Sedangkan kulit sensitif patut dirawat dengan eksfoliator berbahan alami.
- Do’s - Melakukan Eksfoliasi pada Waktu yang Tepat
Waktu terbaik untuk melakukan eksfoliasi adalah malam hari. Proses pengelupasan kulit di malam hari membuat kulit punya waktu beristirahat selama beberapa jam agar lekas pulih. Setelah eksfoliasi selesai, kamu bisa menggunakan skincare seperti biasa di malam hari sehingga proses penyerapannya semakin maksimal.
- Don’ts – Menggosok Kulit Terlalu Kuat
Ketika melakukan eksfoliasi, sebaiknya kamu tidak menggosok kulit terlalu kuat, terutama bila kamu menggunakan scrub. Bagi kamu yang sedang memiliki jerawat, proses menggosok yang terlalu kuat dapat melukai jerawat dan malah membuatnya iritasi. Proses menggosok kulit secara berlebihan malah rentan membuat kulit jadi lecet dan kemerahan. Lakukan eksfoliasi secara perlahan-lahan supaya hasilnya lebih maksimal tanpa menyebabkan iritasi kulit.
- Don’ts – Melakukan Eksfoliasi Terlalu Sering
Proses perawatan kulit harus dilakukan dengan intensitas yang tepat, termasuk eksfoliasi. Idealnya, eksfoliasi dilakukan 1 hingga 2 kali dalam seminggu supaya kulit memiliki jeda pemulihan pasca eksfoliasi. Selain itu, kamu harus menunda eksfoliasi bila kondisi kulit sedang luka dan berjerawat.
- Do’s – Hindari Cahaya Matahari
Eksfoliasi merupakan proses pengikisan kulit mati. Hal ini membuat kulitmu lebih sensitif terhadap cahaya matahari. Untuk itu, pastikan kamu menghindari paparan cahaya matahari secara langsung dan selalu menggunakan sunscreen dengan spektrum di atas 30 saat di luar rumah. (sumber web https://hellosehat.com/)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....