Posyandu di Rundeng Sasar Balita, Kesadaran Pola Asuh Jadi Kunci Cegah Stunting
- 04 Jun 2026 09:09 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam – Upaya menekan angka stunting di tingkat desa kini tidak lagi sekadar mengandalkan pemantauan pasif di pos kesehatan. Posyandu Desa Sepadan, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, mulai menerapkan pendekatan persuasif yang lebih intensif guna memastikan tumbuh kembang seluruh balita di wilayah tersebut terkontrol dengan baik pada Rabu 3 Juni 2026.
Langkah penanganan stunting di akar rumput ini difokuskan pada edukasi langsung mengenai pemenuhan gizi kronis dan perbaikan pola asuh sejak dini. Petugas kesehatan di lapangan tidak hanya menunggu kedatangan warga, tetapi juga memberikan imbauan aktif kepada para orang tua agar lebih peduli terhadap grafik perkembangan fisik anak-anak mereka.
Dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan tersebut, aspek penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita menjadi indikator utama yang diawasi ketat. Data penimbangan rutin ini penting untuk mendeteksi secara cepat jika ada anak yang mengalami indikasi keterlambatan pertumbuhan fisik (stunting).
Kesadaran para orang tua di Desa Sepadan dinilai menjadi faktor penentu utama keberhasilan program pengentasan gangguan pertumbuhan ini. Pemantauan berkala secara mandiri di rumah yang diimbangi dengan pemenuhan nutrisi harian yang tepat diyakini mampu memutus mata rantai stunting di tingkat keluarga.
“Orang tua harus mengetahui perkembangan anaknya, baik berat badan maupun tinggi badan. Selain itu, pola asuh yang baik dan pemberian makanan bergizi menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan anak yang sehat,” ujar Babinsa Koramil 02/Rundeng, Sertu Dedi Parmadi Ritonga, yang turut mendampingi jalannya pemantauan kesehatan di lokasi.
Aktivitas pelayanan kesehatan yang melibatkan berbagai unsur di desa ini terbukti efektif dalam memicu kembali kesadaran kolektif masyarakat. Kehadiran para petugas dan pendamping di lapangan dinilai memberikan stimulus positif yang meningkatkan angka partisipasi kehadiran ibu dan anak ke pos penimbangan.
“Kehadiran beliau memberikan semangat bagi masyarakat untuk lebih aktif mengikuti pelayanan kesehatan. Kami berharap sinergi yang baik ini terus terjalin demi meningkatkan kesehatan balita serta menekan angka stunting di desa kami,” ungkap Bidan Desa Jasni dan kader Posyandu, Wati, secara bersamaan di sela-sela kegiatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....