Kodim Subulussalam Gandeng RSUD Gelar Pemeriksaan EKG

  • 28 Apr 2026 17:00 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Sebagai langkah antisipasi terhadap risiko penyakit tidak menular, Kodim 0118/Subulussalam melaksanakan pemeriksaan kesehatan jantung bagi seluruh personelnya. Kegiatan ini difokuskan pada deteksi dini guna memastikan kesiapan fisik prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan, Selasa 28 April 2026.

Pemeriksaan yang dipusatkan di Aula Makodim 0118/Subulussalam, Desa Kuta Tengah, Kecamatan Penanggalan, menyasar personel yang telah memasuki usia 40 tahun ke atas. Kelompok usia tersebut dinilai memiliki risiko lebih tinggi terhadap gangguan fungsi jantung sehingga memerlukan pengawasan medis secara berkala.

Dalam pelaksanaannya, tim medis menggunakan alat Elektrokardiogram (EKG) untuk merekam aktivitas kelistrikan jantung. Prosedur ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya kelainan irama jantung maupun indikasi penyumbatan pembuluh darah sejak tahap awal.

Kasdim 0118/Subulussalam, Mayor Inf. Panarimo, menekankan bahwa kondisi fisik yang prima, terutama kesehatan organ vital, merupakan modal utama bagi setiap prajurit. Menurutnya, deteksi dini melalui teknologi medis dapat meminimalisir risiko fatalitas saat bertugas di lapangan.

“Kesehatan jantung adalah aset utama bagi prajurit. Melalui pemeriksaan EKG ini, kita dapat mengetahui kondisi jantung lebih awal sehingga dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Mayor Inf. Panarimo saat memberikan arahan kepada para personel.

Selain pemeriksaan fisik, para prajurit dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLI juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat. Hal ini dilakukan untuk mengubah kebiasaan yang berisiko memperburuk kondisi kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Mayor Inf. Panarimo mengimbau personel agar lebih disiplin dalam mengatur ritme istirahat, menjaga asupan nutrisi, serta mulai meninggalkan kebiasaan merokok. Upaya mandiri tersebut dinilai sama pentingnya dengan intervensi medis yang dilakukan oleh tim kesehatan.

Senada dengan hal itu, Pasiminkes Denkesyah IM 04.02, Kapten Ckm Yusrialdi, mengingatkan bahaya tersembunyi dari penyakit kardiovaskular. Ia menyebut kondisi ini sebagai ancaman nyata yang sering kali menyerang tanpa menunjukkan gejala klinis yang menonjol pada awalnya.

“Penyakit jantung sering disebut sebagai silent killer karena kerap tidak menunjukkan gejala awal. Melalui pemeriksaan EKG yang aman dan cepat ini, kita bisa mendeteksi potensi gangguan sejak dini,” jelas Kapten Ckm Yusrialdi.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi teknis antara tim medis Rumkit TK IV IM 07.02 Meulaboh dan tenaga kesehatan dari RSUD Kota Subulussalam. Sinergi lintas instansi ini memastikan proses skrining berjalan akurat dan sesuai dengan standar prosedur operasional medis.

Pemeriksaan EKG massal ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga mampu membangkitkan kesadaran kolektif di lingkungan TNI akan pentingnya medical check-up. Dengan terpantaunya kondisi kesehatan jantung, diharapkan efektivitas kinerja prajurit dalam melayani masyarakat tetap terjaga optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....