Waspada! Kenali Ciri-Ciri Campak pada Anak

  • 09 Des 2025 11:37 WIB
  •  Aceh Singkil

KBRN, Aceh Singkil : Campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat menular dan sering menyerang anak-anak. Gejalanya pada fase awal sering kali disalah artikan sebagai flu biasa, sehingga penting bagi orang tua di Aceh Singkil dan sekitarnya untuk mengenali ciri-ciri khas penyakit ini.

Pengenalan dini membantu mencegah penularan dan menghindari komplikasi serius. dr. Poppy Riflizawany, S.Ked (Ped), Sp.A, di RSUD Aceh Singkil, menjelaskan bahwa campak memiliki tahapan gejala yang khas dan perlu diwaspadai orang tua.

Tahapan gejala campak yang perlu diperhatikan dr. Poppy memaparkan bahwa gejala campak berkembang dalam dua fase utama:

Fase Awal : Fase ini muncul sekitar 10 hingga 14 hari setelah anak terpapar virus dan berlangsung selama 2-4 hari.

"Gejala awal campak seringkali sangat mirip dengan infeksi saluran pernapasan atas atau flu biasa. Ciri-cirinya meliputi demam tinggi mendadak yang bisa mencapai 38°C hingga 40°C, batuk kering, pilek, dan mata merah berair (konjungtivitis). Anak juga umumnya akan terlihat lemas, rewel, dan mengalami penurunan nafsu makan," terang dr. Poppy.

Fase Khas: Gejala khas campak mulai terlihat 2-3 hari setelah gejala awal muncul, ditandai dengan dua ciri utama yang membedakannya dari penyakit lain:

"Ciri khas pertama yang menjadi penanda infeksi campak adalah munculnya bintik Koplik. Ini adalah bintik-bintik putih kecil keabu-abuan, seperti butiran pasir, yang dikelilingi warna kemerahan dan muncul di dalam mulut, khususnya pada pipi bagian dalam. Bintik ini biasanya menghilang saat ruam muncul," jelas dr. Poppy.

“Beberapa hari setelah Bintik Koplik muncul, ruam merah kecokelatan akan terlihat. Ruam ini merupakan ciri utama campak. Ia biasanya dimulai dari belakang telinga, wajah, dan leher, lalu menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh, tangan, dan kaki," lanjutnya.

"Ruam campak terasa sedikit menonjol, dan pada awalnya berupa bercak-bercak kecil yang kemudian menyatu. Ruam ini akan memudar dalam 5 hingga 7 hari dan dapat meninggalkan bekas kehitaman serta pengelupasan kulit halus," tambahnya.

dr. Poppy mengingatkan bahwa campak dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti pneumonia, infeksi telinga, hingga radang otak. Oleh karena itu, imunisasi adalah langkah pencegahan paling krusial.

"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua di Aceh Singkil untuk memastikan anak mendapatkan vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella) sesuai jadwal. Ini adalah perlindungan utama anak dari infeksi campak," tegasnya.

Orang tua disarankan segera mencari pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat, terutama jika gejala campak disertai dengan sesak napas, demam yang tidak turun, atau anak terlihat sangat lemas dan kesadaran menurun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....