DP3AP2KB Singkil Fasilitasi Sosialisasi Pengisian Aplikasi Aksi Kovergensi
- 18 Sep 2025 17:41 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Aceh Singkil: Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Aceh Singkil memfasilitasi pertemuan Tim Percepatan Penurunan Stunting dan sosialisasi Pengisian Aplikasi Aksi Kovergensi. Pertemuan dilaksanakan di Ruang Rapat Bappeda Aceh Singkil, desa Pulau Sarok, Kecamatan Singkil, (18/09/2025), yang dibuka oleh Pj Sekda Aceh Singkil, H. Edy Widodo, S.KM, M. Kes.
Kegiatan melibatkan stakeholder terkait yang masuk dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) seperti: Bappeda Aceh Singkil, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Singkil, Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Bidang Keluarga Berencana DP3AP2KB, Disdukcapil, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pemberdayaan MAsyarakat Desa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga; Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas PU/Cipta Karya, Dinas Sosial, dan lainnya.

Kepala DP3AP2KB Aceh Singkil, Rumadan, SH kepada RRI mengatakan selain mensosialisasikan kebijakan penurunan stunting, ada tiga tujuan utama pelaksanaan pertemuan dan sosialisasi pengisian aplikasi aksi kovergensi, dengan tujuan akhir akan terintegrasi data sehingga mempercepat penurunan stunting.
"Tujuannya: Pertama, menyampaikan dan mensosialisasikan kebijakan daerah dan perubahan strategi nasional dalam penurunan stunting. Kedua, memperkuat koordinasi dan sinergi antar instansi. Dan ketiga, membekali para petugas dan operator dengan pemahamam dan keterampilan penggunaan Aplikasi Web Aski Konvergensi, sebuah sistem managemen data untuk memantau pelaksanaan delapan aksi konvergensi stunting secara terintegrasi,” papar Rumadan.
Rumadan menerangkan pengisian aplikasi pada website Bina Bangda akan dipusatkan di masing-masing kecamatan. Sehingga terhimpun data dari seluruh kecamatan di Aceh Singkil, yang kemudian dikumpulkan di Bappeda Aceh Singkil.
“Pengisian Web Bina Bangda ini ada di masing-masing kecamatan dan dinas terkait. Di kecamatan nanti ada petugas kita namanya petugas PLKB, jadi mereka nanti yang menginput data-data ini nanti. Kemudian dikirimkan ke Pak Aulia, di Bappeda. Jadi kegiatan ini sangat penting sekali, artinya untuk menginput semua data-data, termasuk dari Dinas-dinas terkait, sebagai pemangku stunting,” tegas Rumadan.

Adapun output kegiatan diharapkan terjadi peningkatan efektifitas dan efisiensi lintas sektor, serta peningkatan ketersediaan data dari seluruh instansi dan kecamatan untuk mendukung optimalisasi program penanggulangan stunting.
“Kita berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antar sektor untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting,” pungkasnya.
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....