Sempat Disorot, Kadisdik Singkil Kunjungi SD Negeri Kampung Baru
- 27 Jul 2026 23:07 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Singkil - Sistem pendidikan atau pembelajaran di Kabupaten Aceh Singkil sempat disorot, terutama di UPTD SPF SD Negeri Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil, karena di duga adanya terdapat siswa yang telah duduk di kelas 4 dan 5 namun masih belum mampu membaca dengan baik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Syam'un, melakukan sidak ke UPTD SPF SD Negeri Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil, Senin, 27 Juli 2026.
"Kehadiran kami disini untuk memastikan apa sempat menjadi sorotan terhadap pendidikan di sekolah ini," ungkap Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Syam'un, Senin, 27 Juli 2026.

Disekolah UPTD SPF SD Negeri Kampung Baru, Singkil Utara, Aceh Singkil, Kepala Disdik Aceh Singkil, Syam'un memastikan dan memetakan siswa yang belum mahir dalam membaca, foto : Syam'un/Dok untuk RRI
Kemudian tambahnya dari hasil peninjauan dilapangan, Syam'un tidak menampik bahwa masih ada siswa yang disekolah tersebut belum terlalu mahir (lancar) membaca.
Oleh sebab itu, ia bersama pihak sekolah telah memetakan siswa - siswi yang belum mahir membaca dan berjanji dalam waktu dekat pelajar ini akan diberikan pembinaan khusus sehingga dapat membaca.
"Setelah kita petakan para siswa - siswi ini akan kita berikan kegiatan ekstra dan kita targetkan dalam satu atau dua pekan terakhir diupayakan dapat bisa membaca,"tambah Syam'un.
Sebelumnya mutu pendidikan para siswa di UPTD SPF SD Negeri Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil, sempat di sorot oleh salah seorang Pemerhati Daerah, Budi Harjo.
Ia meminta dan mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem belajar mengajar di sekolah tersebut, karena muncul dugaan adanya sejumlah siswa yang telah duduk di kelas 4 bahkan kelas 5 SD namun masih belum mampu membaca dengan baik.
“Ketidakmampuan membaca para siswa kelas 4 atau kelas 5 di sekolah ini bukan persoalan kecil, namun sebagai alarm keras bagi pihak sekolah dan Dinas Pendidikan,"sebut Budi Harjo, Minggu, 28 Juli 2026.

Budi Harjo, Pemerhati Daerah Aceh Singkil saat berbincang - bincang dengan RRI menyampaikan keprihatinanya terhadap mutu pendidikan di salah satu sekolah di Aceh Singkil, foto : RRI/Salihin Barus
Katanya kualitas pendidikan tidak cukup hanya dilihat dari keberadaan gedung dan fasilitas sekolah, namun yah paling utama adalah bagaimana guru menjalankan proses belajar mengajar dan sejauh mana siswa mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
Bahkan ia menilai, adanya dugaan guru yang belum maksimal dalam menjalankan proses pembelajaran. Sehingga di harapkan Pemerintah melalui Dinas Pendidikan diminta tidak hanya menerima laporan administratif dari sekolah. Namun harus, melakukan pengawasan langsung terhadap kegiatan belajar mengajar dan kemampuan akademik para siswa.
“Dinas Pendidikan harus turun ke lapangan, lihat langsung bagaimana proses belajar mengajar berlangsung dan lakukan evaluasi kemampuan siswa,"tutup Budi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....