Patuhi Aturan Disdik Aceh, SMKN 1 Penanggalan Lepas Siswa XII tanpa Wisuda Mewah

  • 19 Apr 2026 17:07 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - SMK Negeri 1 Penanggalan secara resmi mengembalikan siswa kelas XII kepada orang tua mereka dalam sebuah acara perpisahan yang digelar di aula sekolah. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan kali ini dilaksanakan dengan konsep kesederhanaan tanpa prosesi wisuda yang berlebihan sesuai dengan instruksi terbaru dari Pemerintah Provinsi Aceh.

Langkah ini diambil pihak sekolah sebagai bentuk kepatuhan terhadap Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Aceh mengenai larangan kegiatan wisuda dan studi tur bagi lulusan sekolah menengah. Pihak sekolah memilih untuk mengedepankan esensi pertemuan antara guru dan wali murid dibandingkan dengan kemegahan seremonial semata.

Kepala SMK Negeri 1 Penanggalan, Rahmawati, S.T.,M.M., menyatakan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah penyerahan tanggung jawab pendidikan kembali ke lingkungan keluarga. Suasana haru menyelimuti ruangan saat para siswa berpamitan kepada para pendidik yang telah membimbing mereka selama tiga tahun terakhir.

“Harapannya insyaAllah semua siswa kelas XII menjadi manusia mandiri, berkarakter, bermartabat, peka terhadap lingkungan dan yang terpenting selalu menyayangi dan berbakti kepada orang tua,” ujar Rahmawati, Sabtu 18 April 2026.

Pesan tersebut disambut baik oleh perwakilan siswa, Annisa Alzuhra, yang menyampaikan permohonan maaf serta rasa terima kasih mendalam kepada guru dan orang tua. Ia mengakui bahwa dukungan moral dari keluarga dan kesabaran para guru merupakan kunci keberhasilan mereka menyelesaikan masa studi di sekolah kejuruan tersebut.

Senada dengan itu, perwakilan orang tua juga mengapresiasi kebijakan sekolah yang tetap menyelenggarakan momen perpisahan meskipun dalam keterbatasan aturan. Bagi mereka, pengakuan atas perjuangan siswa jauh lebih penting daripada sekadar perayaan yang menghabiskan biaya besar.

Sekolah berharap kebijakan ini dapat terus berlanjut guna membangun ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas dan efisien. Penutupan acara dilakukan secara simbolis sebagai tanda bahwa para lulusan kini siap melangkah ke jenjang profesional maupun pendidikan tinggi dengan bekal karakter yang kuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....