Subulussalam Siap Jadi Pusat Logistik Regional
- 04 Sep 2026 14:11 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Pemerintah Kota Subulussalam memaparkan rencana strategis untuk mengembangkan wilayahnya menjadi Kota Terpadu Mandiri (KTM). Salah satu agenda utama dalam konsep ini adalah menjadikan Subulussalam sebagai pusat distribusi barang dan jasa tingkat regional, Jumat 4 Septermber 2026.
Wali Kota Subulussalam, M. Rasyid Bancin, dalam pertemuan bersama jajaran kepala SKPK di Aula LPSE Setdako Subulussalam mengatakan rencana itu dirancang untuk memanfaatkan posisi geografis Subulussalam yang strategis di kawasan perbatasan.
Rasyid Bancin menjelaskan bahwa jika gagasan Kota Terpadu Mandiri dan Pusat Distribusi Regional ini berhasil direalisasikan, Subulussalam berpotensi menjadi daerah pionir di Provinsi Aceh. Kota ini diproyeksikan menjadi simpul utama pertumbuhan ekonomi regional yang menghubungkan pergerakan logistik antardaerah.
"Apabila konsep Kota Terpadu Mandiri dan Pusat Distribusi Regional tersebut berhasil diwujudkan, Subulussalam berpotensi menjadi daerah pertama di Provinsi Aceh yang berhasil membangun konsep tersebut secara terpadu," kata Rasyid Bancin.
Untuk mendukung cita-cita tersebut, tata ruang dan infrastruktur daerah akan ditata secara terarah melalui penguatan regulasi. Landasan hukum seperti Qanun serta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) akan menjadi instrumen utama dalam pengembangan kawasan industri dan jaringan distribusi.
Penataan ruang yang matang dinilai sangat penting untuk memastikan pengembangan pusat-pusat ekonomi berjalan sesuai potensi daerah. Dengan demikian, Subulussalam tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi lokal, tetapi juga penopang jalur logistik lintas wilayah.
Seluruh jajaran SKPK diminta untuk tidak hanya memahami rencana ini secara tekstual, melainkan mentransformasikannya ke dalam program kerja konkret. Sinergi antar-instansi menjadi syarat utama agar pembangunan infrastruktur penunjang dapat berjalan secara berkesinambungan.
Realisasi agenda strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi Subulussalam sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru di perbatasan Aceh. Momentum peringatan 64 tahun Hari Jadi Subulussalam pun dijadikan dasar pijakan awal untuk mempercepat penataan kawasan ekonomi terpadu tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....