Apel Gabungan Karhutla, Camat Simpang Kanan Tekankan Kolaborasi dan Kerjasama
- 28 Agt 2026 13:20 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Singkil - Apel Gabungan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, Kamis, 27 Agustus 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, Jefri Mahardika Manik, tekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak. Termasuk, partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam melakukan pencegahan sejak dini.
"Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran di wilayah masing-masing,"sebut Jefri Mahardika Manik, Kamis, 27 Agustus 2026.
Menurutnya apel gabungan terdiri dari TNI/Polri, Petugas Pemadam Kebakaran, dan Aparatur Pemerintah Desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) se Kecamatan Simpang Kanan tersebut, langsung di dipimpin oleh Danramil 0109- 04 Simpang Kanan, Kapten Inf. Erma Fadli.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan tersebut, merupakan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan penguatan sinergi lintas instansi dalam mencegah serta menangani potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil.
"Kita harapkan melalui apel gabungan ini, seluruh unsur terkait diharapkan dapat meningkatkan koordinasi, kesiapan personel, serta respons cepat apabila ditemukan titik api maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan,"tambahnya.
Kemudian tambahnya, melalui sinergi antara Pemerintah Kecamatan,TNI/Polri, dan Damkar menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keamanan lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
"Selaian masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran di wilayah masing-masing," tegas Jefri, terutama di wilayah Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil.
Selanjutnya tegas Jefri, pelaksanaan apel gabungan itu juga sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sehingga, penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan efektif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....