Kesbangpol Luncurkan Web Ormas, Akses Data LSM Subulussalam Makin Mudah

  • 22 Jul 2026 20:37 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Badan Kesepakatan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Aceh bersama Kesbangpol Kota Subulussalam memperkenalkan Sistem Informasi Ormas berbasis web. Terobosan ini dihadirkan guna memperkuat tata kelola serta mempermudah verifikasi keabsahan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di wilayah tersebut, Rabu 22 Juli 2026.

Inovasi teknologi ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Kapasitas Organisasi Kemasyarakatan Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Subulussalam. Langkah digitalisasi ini ditujukan agar pendataan dan koordinasi antarlembaga menjadi jauh lebih transparan dan terintegrasi.

Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Aceh, Muksalmina, menjelaskan bahwa platform web tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan akses data, baik bagi pengurus organisasi maupun pemerintah daerah.

"Sistem informasi untuk ormas ini telah ada webnya untuk mempermudah para ormas mengetahui status terdaftar mereka, sekaligus memantau data dari Kesbangpol Kabupaten dan Kota," ujar Muksalmina saat memaparkan materi sosialisasi.

Melalui sistem digital ini, Bakesbangpol mendorong agar seluruh LSM dan OKP di Subulussalam terus meningkatkan ketertiban administrasi. Muksalmina juga menegaskan bahwa perbaikan tata kelola ini harus diimbangi dengan peran aktif organisasi dalam mengawal pembangunan daerah.

"Ormas harus tertib administrasi, menunjukkan kerja nyata untuk masyarakat dalam membangun negeri, dan jangan takut mengkritik," tegas Muksalmina.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Subulussalam, Khairunnas, menilai penguatan tata kelola dan kapasitas kelembagaan ini sebagai langkah strategis untuk menciptakan iklim kemasyarakatan yang kontruktif dan terbuka.

"Pembinaan organisasi kemasyarakatan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang demokratis, memperkuat partisipasi publik, serta menciptakan organisasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah," kata Khairunnas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....