Kesbangpol Gelar Penguatan Kapasitas Organisasi Masyarakat di Subulussalam
- 22 Jul 2026 23:57 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Badan Kesepakatan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Aceh bekerja sama dengan Kesbangpol Kota Subulussalam menggelar sosialisasi penguatan kapasitas organisasi kemasyarakatan tahun 2026 di Kota Subulussalam. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat peran lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) di daerah tersebut.
Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Aceh, Muksalmina, menekankan pentingnya tertib administrasi serta kontribusi nyata dari setiap lembaga bagi pembangunan daerah. Ia juga mendorong pengurus organisasi agar tidak ragu menyampaikan kritik konstruktif kepada pemerintah.
"Ormas harus tertib administrasi, menunjukkan kerja nyata untuk masyarakat dalam membangun negeri, dan jangan takut mengkritik," ujar Muksalmina, Rabu 22 Juli 2026.
Selain dorongan peran aktif, Muksalmina mengungkapkan bahwa Bakesbangpol kini telah menyediakan sistem informasi ormas berbasis website. Fasilitas ini dihadirkan untuk mempermudah organisasi memeriksa status pendaftaran serta mengakses data integrasi dari Kesbangpol kabupaten/kota.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kesbangpol Kota Subulussalam, Khairunnas, menilai upaya pembinaan ini sebagai langkah strategis dalam membentuk iklim kemasyarakatan yang sehat. menurutnya, keberadaan ormas yang kuat sangat memengaruhi dinamika demokrasi di daerah.
"Pembinaan organisasi kemasyarakatan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang demokratis, memperkuat partisipasi publik, serta menciptakan organisasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah," jelas Khairunnas.
| Baca juga: Sekwan DPRK Subulussalam Tutup Usia |
Selain jajaran Kesbangpol, kegiatan ini turut menghadirkan akademisi dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hafas, Andong Maha, sebagai salah satu pemateri utama.
Dalam pemaparannya, Andong Maha menekankan bahwa kekuatan sebuah organisasi ditopang oleh tiga fondasi utama, yakni kapasitas individu, kapasitas kelembagaan, dan kapasitas jaringan. Ketiga aspek ini dianggap krusial agar ormas mampu bertahan serta konsisten memberi manfaat bagi publik.
Andong Maha juga memaparkan lima pilar utama penguatan organisasi, mencakup manajemen internal, pengelolaan keuangan transparan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), perluasan jejaring kemitraan, serta akuntabilitas tata kelola.
"Organisasi yang sehat ditandai dengan struktur dan pembagian tugas yang jelas, memiliki rencana strategis, pengelolaan keuangan yang transparan, serta mampu membangun kemitraan yang aktif," kata Andong Maha.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung interaktif melalui sesi dialog yang membedah berbagai tantangan serta strategi agar ormas dapat menjalankan fungsinya secara optimal di tengah kondisi terkini.
Inisiatif penguatan kapasitas ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir, salah satunya datang dari pengurus organisasi keagamaan setempat.
Ketua PCNU Kota Subulussalam, Maksum, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan sosialisasi ini. Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam membuka wawasan para pengurus ormas agar lebih profesional dan tertata dalam menjalankan roda organisasi.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi ruang pembekalan yang sangat penting bagi ormas di Subulussalam agar makin siap berkolaborasi dan berkontribusi secara nyata," pungkas Maksum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....