Pemerintah Jamin Kesehatan Hewan Kurban di Subulussalam

  • 11 Mei 2026 09:59 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Seluruh hewan kurban yang diperjualbelikan di Kota Subulussalam menjelang Idul Adha 1447 Hijriah dipastikan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Kepastian ini diberikan setelah tim teknis bidang peternakan melakukan pemantauan rutin terhadap 802 ekor ternak yang tersebar di 82 desa. Pengawasan ketat dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi umat muslim yang akan berkurban.

Fokus pengawasan meliputi pengecekan fisik dan tanda-tanda klinis pada sapi, kerbau, kambing, hingga domba. Petugas di lapangan memastikan bahwa hewan yang dipasarkan memenuhi syarat yakni cukup umur dan tidak cacat fisik. Langkah preventif ini juga bertujuan mencegah masuknya penyakit menular ternak yang dapat merugikan peternak maupun konsumen.

Meskipun populasi ternak tersebar luas hingga ke daerah pelosok seperti pedalaman Kecamatan Rundeng dan Sultan Daulat, petugas tetap mengupayakan pemeriksaan menyeluruh. Hal ini penting mengingat kesehatan hewan sangat berpengaruh pada kualitas daging yang akan dibagikan kepada masyarakat nantinya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanbunkan Kota Subulussalam, Agussalim, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan para petugas lapangan untuk aktif berkomunikasi dengan peternak. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan kandang dan pola makan ternak di masa-masa kritis menjelang pemotongan.

“Kami menjamin bahwa hewan di Subulussalam menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah dipastikan aman dan sehat melalui pengawasan tim di lapangan secara berkala,” ujar Agussalim, Senin 11 Mei 2026.

Menurutnya, hingga saat ini juga belum ditemukan adanya laporan penyakit menonjol pada populasi ternak yang telah didata tersebut. Masyarakat juga diminta untuk teliti saat memilih hewan qurban dengan memperhatikan kesehatan mata, hidung, dan kelincahan gerak hewan. Jika ditemukan adanya kecurigaan terhadap kesehatan ternak, warga diharapkan segera melaporkannya ke posko kesehatan hewan terdekat. Edukasi mengenai tata cara pemotongan yang higienis juga mulai disosialisasikan kepada panitia kurban di masjid-masjid.

Ia menambahkan bahwa dengan dukungan dari para peternak lokal dalam menjaga kualitas hewan menjadi faktor penentu keberhasilan pengawasan ini. Dengan jaminan kesehatan dari otoritas terkait, diharapkan kekhusyukan ibadah qurban masyarakat Subulussalam tahun ini dapat terjaga dengan maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....