Bertahun-tahun Blank Spot, Akhirnya BTS Dibangun di Desa Ujung Sialit

  • 02 Mei 2026 17:10 WIB
  •  Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Aceh Singkil - Setelah bertahun-tahun mengalami keterbatasan akses jaringan telekomunikasi atau blank spot, masyarakat desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat akhirnya akan menikmati akses jaringan telekomunikasi di tahun ini. Hal ini terealisasi berkat usulan Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH pada pertengahan tahun 2025 lalu. Dimana dalam usulan H. Safriadi Oyon, SH, kembali mengusulkan dan mendorong pembangunan Base Transceiver Station
(BTS) di wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya percepatan pemerataan akses komunikasi di daerah kepulauan.

Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, Sabtu, 2 Mei 2026, mengatakan butuh perjuangan dalam pengusulan pembangunan BTS tersebut.

"Upaya panjang untuk menghadirkan layanan telekomunikasi di Desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, akhirnya mulai membuahkan hasil. Setelah diusulkan sejak tahun 2022, pembangunan Base Transceiver Station (BTS) oleh operator Telkomsel kini resmi berjalan dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026," kata Bupati Oyon

Dikatakan Oyon, selama bertahun-tahun, Desa Ujung Sialit termasuk dalam wilayah yang mengalami keterbatasan akses jaringan telekomunikasi atau blank spot, yang berdampak pada terbatasnya akses informasi, komunikasi, hingga pelayanan publik berbasis digital bagi masyarakat. Kondisi ini menjadi perhatian Pemkab Aceh Singkil, sehingga kembali diusulkan.

"Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil telah mengusulkan pembangunan BTS sejak tahun 2022. Namun dalam perjalanannya, rencana tersebut belum dapat terealisasi hingga beberapa waktu. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada tahun 2026, di mana pembangunan BTS oleh Telkomsel kini telah terealisasi dan sedang dalam tahap pengerjaan," terang Safriadi.

Bupati Aceh Singkil menyampaikan bahwa pembangunan BTS ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses komunikasi bagi seluruh masyarakat.

“Ini menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat tidak lagi mengalami keterbatasan akses komunikasi dan kehadiran jaringan telekomunikasi akan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat.” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati Safriadi Oyon mengatakan, pembangunan tower BTS oleh Telkomsel ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026. Dengan demikian, Desa Ujung Sialit diharapkan segera terbebas dari zona blank spot.

“Dengan hadirnya jaringan ini nantinya, masyarakat Ujung Sialit dapat lebih mudah mengakses informasi, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mendukung layanan pendidikan dan pemerintahan berbasis digital,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....