Reses II, Wakil Ketua DPRK Mukmin Pardosi Komitmen Kawal Usulan Warga Batu Napal
- 08 Jun 2026 22:15 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam, Mukmin Pardosi, berkomitmen mengawal sejumlah usulan prioritas warga Desa Batu Napal, Kecamatan Sultan Daulat. Komitmen tersebut mengemuka dalam agenda Reses II Masa Sidang II Tahun 2026 yang berlangsung dinamis bersama masyarakat setempat, Senin 8 Juni 2026 malam.
Dalam pertemuan tersebut, warga memanfaatkan momentum dialog untuk menyampaikan berbagai persoalan krusial yang selama ini belum terakomodasi. Anggota legislatif dari daerah pemilihan setempat itu menegaskan akan menyaring seluruh masukan untuk menentukan skala prioritas yang paling mendesak bagi masyarakat.

Salah seorang perwakilan warga, Sahdan Tinambunan, menyampaikan tiga poin utama yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat saat ini. Usulan tersebut mencakup dukungan anggaran untuk Badan Kemakmuran Masjid (BKM) serta pembangunan jaringan irigasi melalui kelompok swadaya masyarakat.
"Selain masalah rumah ibadah dan pengairan, kami juga mendesak kejelasan terkait program plasma kelapa sawit yang sejak tahun 2017 hingga kini belum juga terealisasi," ujar Sahdan di hadapan pimpinan DPRK tersebut.
Keluhan sektor pendidikan dan sarana sosial kemasyarakatan juga diutarakan oleh Muliyani, seorang guru Taman Kanak-Kanak (TK) sekaligus keterwakilan perempuan. Ia menyoroti kondisi aksesibilitas lembaga pendidikan tempatnya mengajar yang dinilai kurang mendapat perhatian.
"TK ini sudah berdiri selama 11 tahun, namun hingga kini akses jalan atau rabat beton menuju lokasi belum diperbaiki. Kami juga memerlukan bantuan alat permainan edukatif untuk anak-anak, seragam, serta peralatan pendukung kegiatan perwiritan dan kesenian seperti gendang dan sistem pengeras suara, tenda," urai Muliyani.
Sementara itu, warga lainnya, Munzir Maha, mendesak pemerintah melalui lembaga legislatif untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur penghubung yang berimplikasi langsung pada perekonomian warga. Ia menyebut akses transportasi ke kawasan pertanian saat ini masih menjadi kendala utama.
"Pembuatan jembatan gantung di Sungai Batu-Batu sangat urgen bagi kami karena merupakan jalur utama akses para petani. Kami juga meminta solusi atas kelangkaan pupuk yang berkepanjangan serta kejelasan penyaluran program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PMKS MSB II agar tepat sasaran," tegas Munzir.
Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Wakil Ketua I DPRK Subulussalam, Mukmin Pardosi, menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan hak-hak konstituen di meja parlemen. Kendati postur anggaran daerah tengah mengalami efisiensi, pihaknya tetap mencari formulasi agar usulan strategis warga dapat terakomodasi.
"Meskipun kita berada di tengah situasi efisiensi anggaran, usulan yang sifatnya mendesak seperti bantuan perwiritan dan pembukaan jalan menuju perkebunan warga akan tetap kami upayakan masuk dalam skema prioritas," kata Mukmin.
Sebagai langkah konkret, Mukmin meminta para tokoh masyarakat dan pengurus lembaga desa untuk segera merampungkan dokumen administrasi yang diperlukan. "Untuk usulan program tahun 2027, proposalnya harus sudah dimasukkan pada tahun 2026 ini. Mohon segera disampaikan kepada saya agar memiliki dasar yang kuat saat kita suarakan di meja pembahasan demi kemajuan Desa Batu Napal," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....