Dewan Minta Dirikan Posko Pencarian Korban Mobil Jatuh ke Jurang

  • 01 Apr 2026 18:37 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Harapan keluarga korban mobil yang terjun ke jurang Lae Kombih di Dusun Buluh Didi kini bergantung pada kecepatan upaya pencarian di lapangan. Di tengah derasnya arus sungai dan tebing yang terjal, solidaritas warga Desa Lae Ikan telah lebih dulu bergerak mendirikan posko-posko darurat demi menemukan tetangga mereka yang hilang.

Meski lokasi kejadian secara administratif berada di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, duka mendalam ini sepenuhnya milik warga Kota Subulussalam. Fakta bahwa para korban adalah warga setempat memicu desakan kuat agar Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam tidak sekadar menjadi penonton dalam tragedi kemanusiaan ini.

Anggota DPRK Subulussalam, Ardhiyanto Ujung, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah kesulitan rakyat adalah sebuah keharusan. Ia meminta dinas terkait untuk segera turun tangan memfasilitasi kebutuhan logistik dan peralatan bagi warga yang sudah berhari-hari berjaga di titik-titik pencarian.

"Kami meminta Pemko Subulussalam melalui dinas terkait untuk segera membuka posko dan memberikan bantuan fasilitas dan logistik kepada masyarakat desa yang sudah lebih dulu melakukan pencarian. Infonya ada empat titik pencarian dan posko yang sudah masyarakat dirikan," ujar Ardhiyanto, Rabu 1 April 2026.

Hingga saat ini, inisiatif warga dalam mendirikan posko di empat titik berbeda menunjukkan betapa besarnya kepedulian sosial masyarakat Subulussalam. Namun, keterbatasan peralatan teknis dan suplai logistik di lapangan dikhawatirkan dapat menurunkan efektivitas pencarian jika pemerintah tidak segera mengintervensi dengan bantuan nyata.

Ardhiyanto menekankan bahwa koordinasi yang padu antara kekuatan pemerintah dan semangat swadaya masyarakat akan menjadi kunci percepatan evakuasi. Baginya, urusan nyawa rakyat harus melampaui batas-batas birokrasi wilayah, karena tanggung jawab moral pemerintah melekat pada setiap warganya di mana pun musibah itu terjadi.

Pemerintah diharapkan segera bergerak menyediakan fasilitas memadai agar proses pencarian berjalan lebih efektif dan terukur. Di tengah ketidakpastian yang menyelimuti keluarga korban, kehadiran bendera pemerintah di posko pencarian diharapkan menjadi simbol dukungan moral yang menguatkan perjuangan warga di bibir jurang Lae Kombih.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....