Pekan Ini, Jemaah Haji Subulussalam Dijadwalkan Mendarat di Aceh

  • 23 Jun 2026 16:52 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Fase pemulangan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12 Debarkasi Aceh kini memasuki tahap akhir persiapan. Kepastian lini masa kepulangan tersebut didasarkan pada surat resmi Direktur Jenderal Pelayanan Umum Kementerian Haji Republik Indonesia.

Berdasarkan jadwal yang telah dirilis otoritas terkait, rombongan tamu Allah asal kota berjuluk Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini dijadwalkan mendarat di tanah air pada pekan ini. Seluruh jemaah haji dipastikan telah merampungkan rukun ibadah di tanah suci dan berada dalam kondisi kesehatan yang stabil untuk menempuh perjalanan udara.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Subulussalam, Randi Alfian, mengonfirmasi bahwa penjemputan darat dari Banda Aceh menuju Subulussalam telah dikoordinasikan secara matang. Ia menjelaskan bahwa seluruh rombongan akan bertolak dari Madinah menggunakan penerbangan langsung ke provinsi paling barat Indonesia tersebut.

"Jadwal kepulangan untuk debarkasi Aceh, khususnya kloter 12 yang di dalamnya terdapat jemaah Kota Subulussalam, itu berangkat dari Madinah pada tanggal 27 Juni pukul 06.00 pagi waktu Arab Saudi," ujar Randi Alfian, Selasa 23 Juni 2026.

Randi menambahkan, pesawat komersial yang mengangkut para jemaah diperkirakan menyentuh landasan pacu bandara utama Aceh pada sore hari di tanggal yang sama. Adanya selisih zona waktu antara wilayah Arab Saudi dan Indonesia Barat membuat estimasi kedatangan jemaah bertepatan dengan waktu menjelang malam.

"Dan insyaallah akan landing tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda itu pada pukul 18.00 Waktu Indonesia Barat tanggal 27 itu juga. Jadi, tanggal 27 pagi jam 6 dari waktu Arab Saudi, tibanya 27 Juni juga pada pukul 18.00 WIB," jelas Randi merincikan estimasi waktu kedatangan pekan ini.

Mengenai manajemen logistik di jalur darat, panitia kementerian telah bersinergi dengan Pemerintah Kota Subulussalam untuk memfasilitasi penjemputan jemaah. Panitia menyiagakan enam unit armada jenis HiAce untuk mobilisasi penumpang, serta dua unit mobil L300 yang dikhususkan memuat koper dan barang bawaan jemaah agar proses kepulangan berjalan efisien.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....