Jemaah Calon Haji Subulussalam Bertolak menuju Embarkasi Aceh
- 16 Mei 2026 16:53 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam – Sebanyak 59 jemaah calon haji asal Kota Subulussalam resmi diberangkatkan menuju Embarkasi Banda Aceh pada hari ini, Sabtu 16 Mei 2026. Pemberangkatan ini menandai dimulainya fase perjalanan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M bagi para jemaah setelah seluruh tahapan administrasi dan logistik dinyatakan rampung oleh otoritas terkait.
Sesuai dengan estimasi rute perjalanan darat, rombongan jemaah dijadwalkan tiba di Banda Aceh dan mulai memasuki Asrama Haji Embarkasi Aceh pada Minggu, 17 Mei 2026 esok hari. Di lokasi tersebut, seluruh jemaah akan menjalani proses karantina singkat dan pemeriksaan dokumen final sebelum diterbangkan menuju tanah suci Arab Saudi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Subulussalam, Randi Alfian, mengonfirmasi bahwa seluruh armada bus dan pengawalan untuk jemaah yang berangkat hari ini telah dipersiapkan secara matang. Ia memastikan seluruh perlengkapan pendukung seperti koper besar, koper kecil, hingga tas dokumen sudah berada di tangan jemaah tanpa ada kendala logistik.
"Hari ini seluruh jemaah calon haji Subulussalam kita berangkatkan bersama menuju embarkasi. Kami memastikan pergerakan rombongan diprioritaskan agar para jemaah tidak terlalu kelelahan di jalan sebelum memasuki asrama haji besok," ujar Randi.
Randi merincikan, komposisi jemaah yang berangkat hari ini didominasi oleh kelompok perempuan, yakni sebanyak 35 orang, sedangkan jemaah laki-laki berjumlah 24 orang. Berdasarkan data manifestasi usia, jemaah tertua yang berangkat tahun ini tercatat atas nama Ibu Nur Iman yang telah menginjak usia 80 tahun, sementara jemaah termuda adalah Nasution yang berusia 36 tahun.
Pihak kementerian kembali mengingatkan agar ke-59 jemaah ini fokus menjaga kondisi fisik selama di perjalanan darat menuju Banda Aceh. Hal ini dikarenakan pemeriksaan kesehatan tahap akhir di embarkasi bersifat sangat ketat dan menjadi penentu mutlak apakah jemaah mendapatkan izin terbang (istitha'ah kesehatan) atau tidak.
"Fokus utama jemaah saat ini adalah menjaga kebugaran jasmani. Perjalanan ke Banda Aceh cukup menyita energi, jadi kami meminta jemaah untuk beristirahat total di kendaraan agar saat pemeriksaan medis terakhir di embarkasi nanti, semua dinyatakan layak terbang," tambah Randi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....