Seorang Guru di Singkil Tewas Dibacok
- 03 Jun 2025 19:37 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Aceh Singkil: Seorang guru di Aceh Singkil berinisal NA (31), warga Desa Sumber Mukti, Kecamatan Kuta Baharu, Kabupaten Aceh Singkil tewas dibacok. Korban mendapat serangan benda tajam oleh pelaku saat melintasi wilayah perkebunan PT Nafasindo dengan sepeda motor bersama temannya SN (19). Kejadian ini langsung mendapat respon cepat dan sigap dari Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta Baharu, yang langsung menangani laporan masyarakat atas kejadian tersebut.
Kapolsek Kuta Baharu AKP Lukman Hidaya Hasibuan melalui Kasie Humas IPTU Eska Agustinus Simangunsong, SH, kepada RRI, Selasa (3/6/2025) menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada Senin (2/6/2025), di Kecamatan Kuta Baharu, Kabupaten Aceh Singkil.
“Berawal dari adanya laporan masyarakat ke Polsek Kuta Baharu, bahwa telah terjadi tindak pidana terhadap seorang perempuan yang dilakukan pelaku seorang laki-laki. Dimana korban mengalami luka tusuk benda tajam, dan kemudian dengan gerak cepat personil Polsek Kuta Baharu mendatangi TKP dan melakukan evakuasi dengan menggunakan ambulan ke Rumah Sakit Umum Daerah,” kata Iptu Eska.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, SN (19), yang merupakan rekan korban, menyebutkan bahwa saat kejadian mereka sedang mengendarai sepeda motor dan melintasi wilayah perkebunan PT Nafasindo. Tiba-tiba, pelaku datang dari arah belakang dengan mengendarai sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis parang. Saksi sempat berusaha melerai, namun pelaku tetap melakukan aksinya hingga korban terkapar tak berdaya. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban dan saksi di lokasi kejadian.
“Informasi awal, korban pada saat melintas di desa Samar Dua, Kecamatan Kutabaharu, Kabupaten Aceh Singkil dihadang oleh pelaku,, kemudian pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” tuturnya.
Ditambahkan Iptu Eska, Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta Baharu langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singki untuk mendapatkan penanganan medis serta visum et repertum (VER.
Lebih lanjut dikatakan IPTU Eska, Pihak Kepolisian akan menaangani kasus ini secara serius. dan melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku. Sampai pelaku ditemukan, masyarakat diimbau tetap tenang, dan segera melapor jika mengetahui informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....