Cerita Khalidin, Jurnalis Subulussalam yang Kembali Berkhidmat untuk Jemaah Haji

  • 03 Mei 2026 15:10 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kota Subulussalam, Khalidin Umar Barat, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia dinyatakan lulus sebagai salah satu dari 1.622 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447H/2026M.

Amanah ini menjadi kali kedua bagi pria yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Subulussalam tersebut menjalankan tugas negara di Tanah Suci. Sebelumnya, Khalidin telah sukses mengemban misi serupa pada musim haji tahun 2024 silam.

Pada penugasan tahun 2026 ini, Khalidin akan ditempatkan di Daerah Kerja (Daker) Makkah Al-Mukarramah. Ia dipercayakan untuk menangani bidang layanan akomodasi, sebuah posisi strategis yang bertanggung jawab memastikan kenyamanan hunian jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah.

Penugasan kali ini memiliki tanggung jawab yang berbeda dibanding pengalaman sebelumnya di tahun 2024. Kala itu, saat musim haji 1445 Hijriyah, Khalidin bertugas di Daerah Kerja Madinah Al-Munawarah sebagai bagian dari tim komunikasi dalam layanan Media Center Haji (MCH).

Sebagai jurnalis senior Harian Serambi Indonesia (Tribun Network), Khalidin sebelumnya terpilih sebagai satu dari 65 wartawan terbaik se-Indonesia yang tergabung dalam MCH 2024. Tim ini bertugas sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi akurat kepada publik di tanah air.

Proses seleksi untuk menjadi petugas PPIH Arab Saudi dikenal sangat kompetitif dan ketat. Pada tahun 2026, Khalidin harus menyisihkan belasan ribu pelamar dari seluruh Indonesia melalui tahapan seleksi nasional yang menguji kapasitas serta dedikasi setiap calon petugas.

Ketertarikan dan kompetisi ini tidak jauh berbeda dengan tahun 2024, di mana Khalidin berhasil lolos dari sekitar 30.000 pelamar secara nasional. Tingginya standar kualifikasi menjadikan kelulusannya sebagai catatan prestasi penting bagi profesi jurnalis di Kota Subulussalam.

"Perjuangan untuk meraih posisi ini tidaklah ringan. Sebagai gambaran, pada tahun 2024 saja, ada hampir 2.000 pelamar dari kalangan wartawan, sementara yang diterima hanya sekitar 65 orang untuk Media Center Haji," ungkap Khalidin Minggu 3 Mei 2026.

Bagi pria kelahiran Tanah Tumbuh 40 tahun silam ini, kembali terpilih sebagai petugas adalah sebuah anugerah besar. Ia menyadari bahwa tugas yang menanti di layanan akomodasi menuntut kesiapan fisik dan mental ekstra dalam melayani tamu-tamu Allah.

Khalidin menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah. Baginya, prioritas utama adalah memastikan jemaah mendapatkan hak layanannya dengan baik, termasuk membantu mereka yang tersesat, sakit, maupun yang mengalami kesulitan saat beribadah.

Pencapaian ini juga mencatatkan sejarah baru bagi dunia pers di Kota Subulussalam. Khalidin menjadi wartawan pertama dari daerah "Bumi Sada Kata" yang mampu menembus ketatnya persaingan tugas pelayanan haji di luar negeri secara berturut-turut dalam waktu singkat.

Sepak terjang Khalidin di dunia jurnalistik memang tidak diragukan, dengan pengabdian lebih dari 20 tahun di Harian Serambi Indonesia. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi media online Antaran.id dan pernah menjadi Informan Ahli Dewan Pers RI.

Alumni Pondok Pesantren Darussaadah Kota Fajar ini menyatakan bahwa pencapaiannya merupakan buah dari doa keluarga. Ia sangat mensyukuri dukungan penuh dari orang tua, istri, anak-anak, serta rekan sejawat yang terus mengiringi langkah profesionalnya.

Saat ini, di sela kesibukannya, Khalidin juga tengah menempuh pendidikan pascasarjana di Universitas Waskita Dharma Malang. Meski memiliki banyak latar belakang organisasi, ia menegaskan bahwa niat utamanya menjadi petugas haji adalah demi mencari ridha Allah SWT.

"Tugas utama kami adalah melayani tamu Allah. Kesempatan untuk beribadah haji itu sendiri merupakan bonus luar biasa dari Allah yang difasilitasi penuh oleh negara, sebuah nikmat yang sangat patut disyukuri," tegas ayah empat anak tersebut.

Ia berharap keberhasilannya ini dapat memotivasi rekan seprofesi lainnya di Subulussalam. Khalidin ingin ke depan semakin banyak jurnalis daerah yang memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam pelayanan haji nasional di masa mendatang.

Harapan besar kini tertumpang pada pundaknya agar dapat menjalankan tugas di Makkah dengan khidmat. Semoga dedikasi ini tidak hanya berbuah suksesnya penyelenggaraan haji, tetapi juga menjadi ladang amal bagi Khalidin untuk meraih predikat haji mabrur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....