Sepi Pembeli, Warga Aceh Singkil Terpaksa Jualan Keliling

  • 27 Jul 2026 07:45 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Aceh Singkil : Penurunan daya beli masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil makin dirasakan dampaknya oleh para pedagang kecil. Sebagian pedagang terpaksa mengubah strategi jualan mereka dari berdiam di lapak menjadi berjualan keliling.

Hal tersebut dirasakan langsung oleh Warsino, warga Blok VI Baru, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil. Pedagang nasi goreng yang biasanya menanti pembeli di lapak tetapnya, kini harus rela mengerahkan tenaga ekstra dengan mengendarai gerobak menjemput rezeki hingga ke gang-gang pemukiman.

Warsino mengaku, langkah "jemput bola" ini terpaksa diambil karena omzet di lapak utamanya merosot tajam. Hasil penjualan harian sering kali tak mampu menutup biaya operasional, terlebih di tengah melonjaknya harga bahan-bahan pokok.

"Kalau cuma bertahan diam di lapak, hasilnya sering tidak menutup modal. Sekarang serba sepi, semua bahan juga semakin mahal, jadi mau tidak mau saya harus rajin keliling masuk lorong-lorong desa supaya nasi gorengnya bisa laku," Kata Warsino Minggu 26 Juli 2026.

Fenomena pedagang jemput bola ini menjadi gambaran nyata bagaimana pelaku usaha kecil di Aceh Singkil bertahan. Mereka berharap kondisi tetap stabil agar daya beli masyarakat tidak menurun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....